GELORA.CO - Salah satu masalah kesehatan yang kerap muncul saat puasa adalah kambuhnya GERD atau asam lambung naik. Untuk menghindari penyakit ini penderita GERD sebaiknya tak melakukan kebiasaan-kebiasaan berikut saat puasa.
Sebab seperti yang dijelaskan Eat right expert sekaligus founder dari lightHOUSE Klinik, dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, Dipl, menjelaskan bahwa pengidap gangguan lambung ini harus pandai mengatur pola makan saat menjalankan ibadah puasa.
Lantas, pola atau kebiasaan makan seperti apa yang sebaiknya dihindari penderita GERD saat puasa?
1. Jangan konsumsi makanan terlalu panas atau dingin
Hal pertama yang sebaiknya dihindari penderita GERD adalah jangan konsumsi makanan atau minuman terlalu panas dan dingin. “Jangan tiba-tiba memasukkan makanan yang terlalu panas atau dingin saat makan sahur maupun berbuka puasa,” kata dr. Grace dalam talkshow online, seperti dikutip dari kumparanWOMAN.
2. Atur porsi makanan
Untuk mencegah penyakit ini kambuh, pengidap GERD bisa mulai mengatur porsi makan mereka. Menurut studi National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases 2014, setidaknya dalam satu porsi bisa mendapat enam suapan. Langkah ini membantu perut mencerna makanan secara maksimal dan mencegah peningkatan asam lambung.
3. Jangan makan terlalu cepat
Studi Jurnal United European Gastroenterol mengungkapkan bahwa akan sulit bagi sistem pencernaan menerima dan mengurai makanan bila dimakan dalam jangka waktu yang cepat. Ujung-ujungnya hanya membuat perut lebih mulas dan tidak nyaman.
Maka itu , Sebaiknya mereka bisa mulai melatih diri untuk lebih pelan-pelan dalam mengunyah makanan. Disarankan kunyah makanan 20 sampai 30 kali. Barulah kemudian makanan bisa ditelan secara sempurna.
4. Hindari sahur atau berbuka dengan menu pemicu GERD
Menu makanan yang kerap memicu kambuhnya GERD umumnya adalah berlemak tinggi, asam, atau terlalu pedas. Selain itu, hindari juga kebanyakan makan gorengan, daging berlemak, produk susu yang tidak berlabel "lactose free", serta makanan berkafein.
Sebab, menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, makanan tersebut dapat mengganggu kondisi sfingter esofagus LES bagian bawah sehingga bisa memicu GERD kambuh.
5. Kalau kambuh, coba konsumsi kunyit
Chef Ragil Imam Wibowo mengaku menjadi salah satu pengidap GERD. Ia kerap rutin mengonsumsi jamu-jamuan semisal kunyit saat penyakitnya tersebut kambuh.
"Saya bukan dokter, tapi sebagai salah satu mantan penderita, coba rutin minum jamu atau pil kunyit, saya dulu rutin mengonsumsi alhamdulillah sekarang sembuh. Pilih yang komposisinya kunyit murni dan bukan jamu seperti kunyit asam, ya," ucapnya kepada salah satu peserta yang bertanya.
