Siaga Penuh, Ini Skenario Kanada Hadapi Invasi Pasukan Amerika Serikat

Siaga Penuh, Ini Skenario Kanada Hadapi Invasi Pasukan Amerika Serikat

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Siaga Penuh, Ini Skenario Kanada Hadapi Invasi Pasukan Amerika Serikat

GELORA.CO - 
Kanada tengah mempersiapkan rencana pertahanan nasional dengan skenario invasi Amerika Serikat ke negara tersebut. Demikian menurut pejabat federal pada Selasa.

Menurut laporan The Globe and Mail, langkah Ottawa ini merupakan pertama kalinya bagi Kanada dalam seabad lebih ketika mereka harus merancang rencana pertahanan menghadapi ancaman negara tetangga di selatan. 

Rancangan tersebut dipersiapkan setelah Presiden AS Donald Trump menyiarkan gambar provokatif, yang menampilkan peta Kanada dan Greenland ditutupi bendera AS, melalui media sosial Truth pada Selasa.

Menurut pejabat tersebut, Kanada tak memiliki kekuatan militer yang cukup untuk menahan serangan berskala penuh AS. Karena itu, rencana pertahanan yang disusun akan mengandalkan sel-sel kecil personel militer dan warga biasa yang akan meluncurkan langkah balasan secara non-konvensional.

Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
 
Dalam skenario pertahanan itu, kelompok-kelompok kecil tersebut akan melancarkan penyergapan, serangan pesawat drone, dan sabotase terhadap pasukan AS yang menginvasi Kanada.

Taktik tersebut diketahui digunakan kelompok Taliban di Afghanistan saat mereka menghadapi pasukan Rusia beberapa dasawarsa lalu, kemudian saat melawan pasukan AS dan sekutunya 20 tahun lalu.

Pejabat tersebut mengakui bahwa Kanada akan kewalahan menghadapi pasukan AS di titik-titik kunci hanya dalam waktu dua hari hingga sepekan.

Meski kemungkinan invasi AS ke Kanada sangat rendah, pemerintah Kanada tetap mempersiapkan skenario terburuk apabila hal tersebut benar terjadi.

Pasukan relawan Cadangan


Sementara itu, Kepala Staf Pertahanan Kanada Jenderal Jennie Carignan menyampaikan bahwa ia berencana membentuk pasukan relawan cadangan dengan personel hingga 400.000 orang.

Para pejabat Kanada mengatakan bahwa mereka memperkirakan negara-negara dengan senjata nuklir, seperti Prancis dan Inggris, akan membantu Kanada jika negara tersebut terkena invasi. Kanada, Prancis, dan Inggris, serta AS, semuanya adalah anggota NATO.

"Jika anda menyerang Kanada, anda akan menghadapi seluruh dunia, bahkan lebih daripada Greenland," kata Mayjen David Fraser, yang memimpin pasukan Kanada di Afghanistan, kepada harian tersebut.

"Orang-orang peduli tentang apa yang terjadi di Kanada, tidak seperti di Venezuela," ucap dia, menambahkan.

"Anda akan benar-benar melihat kapal Jerman dan pesawat Inggris di Kanada untuk memperkuat kedaulatan negara ini." 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita