Ini Penyebab Menteri KKP Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Ini Penyebab Menteri KKP Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono disebut kelelahan sehingga jatuh pingsan saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, Minggu, 25 Januari 2026.

Wakil Menteri KKP, Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf mengatakan, saat ini kondisi Sakti sudah terkendali dan sudah sadar.

"Sudah sadar, ndak papa, kecapean beliau, kecapean," kata Didit kepada wartawan, Minggu, 25 Januari 2026.




Meski begitu, Didit tak menyebut lokasi perawatan Sakti usai jatuh pingsan tersebut.

Peristiwa pingsannya Sakti terjadi di Auditorium Madidihang Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Awalnya, Sakti yang mengenakan jas dan celana serta peci berwarna hitam datang dengan didampingi sejumlah orang menuju podium yang berada di depan tiga peti jenazah yang dibalut bendera merah putih.

Adapun ketiga korban tewas yakni pilot pesawat, Kapten Andy Dahananto, dan dua pegawai KKP bernama Ferry Irawan dan Yoga Naufal.

Prosesi upacara penghormatan dan pelepasan jenazah bermula berjalan khidmat dengan dibalut suasana duka. Perwakilan pihak keluarga memberikan keterangan untuk mengucap terima kasih atas jenazah kerabatnya yang berhasil ditemukan.

Saat keterangan penyerahan jenazah dari keluarga ke negara untuk dimakamkan secara kedinasan, sejumlah orang di Auditorium tersebut berteriak karena kaget.

Rupanya, Sakti yang berdiri di bagian paling depan tiba-tiba terjatuh. Ia tak sadarkan diri dan langsung digendong sejumlah petugas. Setelahnya, suara ambulans pun terdengar menjauh di luar Auditorium.  Upacara pun tetap berlanjut dengan dipimpin Wakil Menteri KKP, Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf yang menggantikan Sakti.

Sumber: RMOL 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita