23 Prajurit Diduga Hilang Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat, TNI Telusuri

23 Prajurit Diduga Hilang Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat, TNI Telusuri

Gelora News
facebook twitter whatsapp
23 Prajurit Diduga Hilang Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat, TNI Telusuri

GELORA.CO -
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin menyebutkan, pihaknya tengah melakukan penelusuran informasi terkait dugaan adanya 23 anggota TNI yang ikut hilang dalam peristiwa tanah longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026).

"Saya belum bisa mendapatkan informasi terkait apakah ada anggota kami di antara 23 personel, korban yang selamat maupun yang masih hilang. Nanti akan kami konfirmasi kembali," kata Mahmuddin kepada wartawan di Kantor Desa Pasirlangu.

Mahmuddin menegaskan, proses pencarian terhadap seluruh korban, termasuk apabila terdapat anggota TNI yang belum diketahui keberadaannya, akan terus dilakukan meski menghadapi berbagai kendala di lapangan. Proses pencarian dilakukan tim gabungan.

"Kami akan terus melakukan pencarian. Namun saat ini kondisi cuaca masih hujan disertai angin, air masih terus mengalir, dan material longsor juga masih turun ke bawah, sehingga alat berat belum bisa kami turunkan ke lokasi kejadian," ujar dia.

Mamhuddin menyebutkan, lokasi longsor memiliki medan yang cukup berat dengan jarak dari titik longsor bagian atas hingga ke bawah mencapai kurang lebih dua kilometer, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan pencarian korban.

Sementara itu, para korban yang berhasil selamat telah dievakuasi dan saat ini ditempatkan di Kantor Desa Pasirlangu. Aparat gabungan bersama TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih bersiaga di lokasi sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

"Terkait anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali," kata Mahmuddin.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengkonfirmasi sudah ada 10 jenazah korban longsor Desa Pasirlangu yang masuk ke Posko Tim Disaster Victim Identification (DVI). Data itu terhimpun Tim DVI Polda Jabar pada Sabtu (24/1/2026) hingga pukul 16.00 WIB. Rinciannya, delapan kantung jenazah utuh dan dua hanya ditemukan bagian tubuhnya saja. Sedangkan yang sudah teridentifikasi baru enam jasad.

"Kami sampaikan bahwa di Pos DVI saat ini terdapat 10 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, enam jenazah telah teridentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Selain itu, terdapat 1 bagian tubuh berupa tangan yang sudah dapat diidentifikasi melalui pembanding sidik jari. Kemudian ada 1 bagian tubuh berupa kaki yang masih membutuhkan pembanding DNA," ungkap Hendra di lokasi.

Dirinya mengatakan, hingga sore ini masih ada sekitar 71 warga yang masih dilaporkan hilang dalam peristiwa longsor di kawasan pemukiman dan pertanian di kaki Gunung Burangrang tersebut.

"Berdasarkan laporan terakhir pukul 16.00 WIB, masih terdapat sekitar 71 orang yang dilaporkan hilang. Angka 71 ini masih merupakan perkiraan berdasarkan data dari posko pengaduan. Dari laporan tersebut, sebanyak 23 korban sudah teridentifikasi. Jika 71 dikurangi 23, maka tersisa sekitar 40 korban," terang Hendra.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita