Filipina Tetapkan Darurat Nasional Usai Topan Kalmaegi Tewaskan 140 Orang

Filipina Tetapkan Darurat Nasional Usai Topan Kalmaegi Tewaskan 140 Orang

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Filipina Tetapkan Darurat Nasional Usai Topan Kalmaegi Tewaskan 140 Orang

GELORA.CO -
  Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos menetapkan status bencana nasional akibat dampak Topan Kalmaegi dan sebagai bentuk antisipasi terhadap topan yang akan datang.

"Mengingat cakupan dari apa yang bisa kita sebut sebagai area problem, yang telah dihantam oleh Tino (nama internasional Kalmaegi) dan akan diterjang oleh Uwan (nama internasional Fung-wong), ada usulan dari Dewan Penanggulangan dan Mitigasi Risiko Bencana Nasional (National Disaster Risk Reduction and Management Council/NDRRMC) Filipina yang telah saya setujui, bahwa kita akan mengumumkan status bencana nasional," papar Marcos seperti dikutip oleh Kantor Berita Filipina (Philippine News Agency/PNA), Kamis.

Kalmaegi, topan ke-20 yang melanda Filipina tahun ini, telah meninggalkan negara tersebut pada Kamis pagi waktu setempat, menyebabkan sedikitnya 140 orang tewas dan 127 lainnya hilang.

NDRRMC menyebutkan bahwa Topan Kalmaegi berdampak terhadap lebih dari 500.000 keluarga atau 1,9 juta lebih warga Filipina.

Filipina sedang bersiap menghadapi badai lain yang berpotensi berkembang menjadi topan super dan menghantam Filipina pada akhir pekan ini.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita