BNPB: 174 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar

BNPB: 174 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data terbaru korban banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Korban tewas bertambah menjadi 174 orang.

"Sebanyak 174 jiwa meninggal dunia," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (29/11).

Sumatera Utara


Suharyanto menuturkan, korban tewas terbanyak berasal dari Sumatera Utara dengan total 116 orang.

Korban tewas tersebar dengan rincian: Tapanuli Utara 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padang Sidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang.

"Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 orang dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus karena masih ada titik-titik yang belum ditembus. Di lokasi longsor itu juga diindikasikan masih ada korban jiwa,” ujar Suharyanto.

Aceh


Berikutnya, dari Provinsi Aceh, BNPB mencatat 35 korban meninggal, 25 orang hilang, dan 8 luka-luka.

Korban terbanyak berasal dari Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah. Hingga saat ini, pendataan masih berlangsung di sejumlah wilayah seperti Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.

“Data ini akan terus berkembang. Sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia,” beber Suharyanto.

“Per sore ini yang mengungsi ada 4.846 KK,” lanjutnya.

Sumatera Barat


Dari Sumatera Barat, tercatat 23 korban meninggal, 12 orang hilang, dan 4 luka-luka yang tersebar di beberapa wilayah seperti Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, serta Pasaman Barat.

Beberapa wilayah juga melaporkan titik pengungsian, di antaranya 50 titik di Pesisir Selatan, 3 titik di Kota Padang, dan beberapa titik lain di Kabupaten Solok, Pasaman, dan Tanah Datar. Jumlah total sementara pengungsi mencapai 3.900 KK.

“Di Sumatera Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 luka-luka,” ungkap Suharyanto.

“Pengungsi terdata ada 3.900 KK. Yang terparah ada di Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kota Padang,” tutupnya.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita