Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Timur terus berinovasi dalam menghadirkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah keterbatasan lahan. Kali ini, DLH Tamiang Layang memanfaatkan lahan sempit dengan menanam berbagai jenis tanaman produktif yang sekaligus berfungsi sebagai penghijauan dan sumber ekonomi masyarakat.
Program ini menggabungkan konsep RTH dengan urban farming dan tanaman serbaguna seperti sayuran organik, tanaman buah, tanaman obat-obatan (TOGA), serta tanaman hias yang bernilai jual. Dengan pendekatan ini, lahan-lahan kecil di sekitar kantor pemerintahan, pinggir jalan, dan area permukiman dapat dimaksimalkan fungsinya tanpa mengurangi estetika lingkungan.
Kepala DLH Barito Timur menyatakan bahwa inovasi ini sangat relevan dengan kondisi lahan di Tamiang Layang. “Kami tidak hanya ingin ruang terbuka hijau yang indah, tapi juga bermanfaat secara ekonomi bagi warga. Tanaman produktif ini dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung penghijauan kota,” ujarnya.
DLH Tamiang Layang juga melibatkan kelompok tani, PKK, dan karang taruna dalam program ini. Bibit tanaman disediakan gratis, disertai pelatihan teknis budidaya dan pemeliharaan. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan sendiri atau dijual untuk menambah pendapatan keluarga.
Program ini sejalan dengan target Pemkab Barito Timur dalam meningkatkan luasan RTH dan mendukung pembangunan berkelanjutan di tahun 2026.
Masyarakat Kabupaten Barito Timur yang ingin berpartisipasi dalam program RTH produktif, melaporkan isu lingkungan, atau mengakses layanan DLH lainnya dapat mengunjungi Portal Layanan Dinas Lingkungan Hidup Tamiang Layang melalui tautan: dlh-tamianglayang.aisyiyahduri.sch.id
Mari dukung DLH Tamiang Layang! Jadikan setiap lahan sempit menjadi hijau dan produktif untuk Barito Timur yang lebih asri dan sejahtera. 🌱🥬
.jpg)