Politeknik Kesehatan Kemenkes Sintang (Poltekkes Sintang) menggelar kegiatan edukasi masyarakat tentang Manfaat Daun Sirsak untuk Menurunkan Hipertensi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan alternatif berbasis alam kepada masyarakat dalam mengelola tekanan darah tinggi secara tradisional dan ilmiah.
Dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi serta Keperawatan Poltekkes Sintang turun langsung ke desa-desa dan Posyandu. Mereka menyampaikan materi tentang kandungan senyawa aktif dalam daun sirsak, cara pengolahan yang tepat, serta batasan penggunaannya sebagai terapi pendukung.
Manfaat Daun Sirsak untuk Hipertensi
Daun sirsak (Annona muricata) dikenal memiliki kandungan acetogenins, flavonoid, dan alkaloid yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Dalam edukasi ini, masyarakat diajarkan:
- Cara membuat rebusan atau teh daun sirsak yang benar
- Dosis dan frekuensi konsumsi yang aman
- Mekanisme kerja daun sirsak dalam membantu relaksasi pembuluh darah
- Pentingnya tetap mengonsumsi obat dokter dan kontrol rutin
- Kombinasi dengan pola hidup sehat (olahraga, diet rendah garam, dan manajemen stres)
“Daun sirsak dapat menjadi salah satu pendukung alami dalam mengelola hipertensi. Namun, kami tekankan bahwa ini bukan pengganti obat medis, melainkan terapi komplementer,” ujar salah satu dosen Farmasi Poltekkes Sintang.
Sinergi Ilmu Pengetahuan dan Kearifan Lokal
Kegiatan edukasi ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis bukti ilmiah sekaligus menghargai kearifan lokal. Poltekkes Sintang terus mendorong penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM).
Informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan Poltekkes Sintang dapat diakses melalui situs resmi poltekkessintang.org
Edukasi seperti ini diharapkan dapat membantu masyarakat Sintang dalam mengelola hipertensi secara lebih holistik. Poltekkes Sintang siap terus berkontribusi melalui berbagai inovasi kesehatan berbasis komunitas.
Manfaatkan alam dengan bijak, jaga kesehatan dengan ilmu!
