Masih Ingat Simon Santoso? Tunggal Putra Indonesia yang Pernah Rajai Bulutangkis Dunia, Sekarang Malah Beralih Profesi Jadi...

Masih Ingat Simon Santoso? Tunggal Putra Indonesia yang Pernah Rajai Bulutangkis Dunia, Sekarang Malah Beralih Profesi Jadi...

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Simon Santoso merupakan salah satu atlet bulu tangkis tunggal putra terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. 

Prestasi yang disumbangkan Simon Santoso untuk Indonesia cukup luar biasa seperti menempati ranking ketiga dunia BWF hingga medali emas SEA Games 2009 dan 2011. 

Akan tetapi, kegemilangan Simon Santoso di dunia bulu tangkis sirna setelah ia mengalami cedera lutut hingga membuatnya pensiun pada tahun 2016. Hampir satu dekade setelah memutuskan gantung raket, bagaimana kabar dari legenda tunggal putra Indonesia .

Simon Santoso merupakan pria kelahiran Tegal, 29 Juli 1985 dari pasangan Hosea Lim dan Rahel Yanti yang memulai karier profesionalnya bersama klub Tangkas Jakarta. Berkat penampilan memukaunya, Simon Santoso ditarik ke Pelatnas Cipayung dan disanalah dia menjadi andalan di nomor tunggal putra Indonesia. 

Ketika itu, Simon Santoso berada di level yang sama dengan kompatriotnya seperti Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro sebagai tunggal putra elit dunia. 

Sejak bergabung ke Pelatnas Cipayung, sejumlah gelar diberikan oleh Simon Santoso seperti dua medali emas SEA Games 2009 dan 2011 di nomor tunggal putra. 

Selain itu, ia juga pernah meraih beberapa gelar BWF Superseries, di antara Denmark Open 2009, Indonesia Open 2011, dan Singapura Open 2014. 

Bahkan, Simon Santoso masih mempertahankan rekor sebagai pebulutangkis terakhir asal Indonesia yang meraih gelar Indonesia Open di sektor tunggal putra. 

Tidak hanya itu, Simon Santoso juga pernah merasakan empat kali runner-up di BWF Superseries sejak 2007 hingga tak tergantikan di tim beregu Indonesia. Tercatat, pria kelahiran Tegal itu sudah lima kali masuk tim Thomas Cup (2004-2010) serta tiga kali masuk skuad Sudirman Cup (2007-2011). 

Serangkaian tren positif yang pernah diraih Simon Santoso itu membuatnya sempat berada di peringkat ketiga dunia BWF pada 26 Agustus 2010.

 Namun cukup disayangkan, penampilan Simon Santoso kian menurun sejak 2014 dan pada tahun 2016 dia menderita cedera saat tampil di Thailand Open. 

Cedera itulah yang pada akhirnya membuat Simon Santoso mengambil keputusan berat yakni menyudahi perjalanan panjangnya sebagai pebulutangkis Indonesia pada 2016. 

Kabar Simon Santoso setelah pensiun Usai gantung raket di tahun 2016, Simon Santoso kemudian beralih profesi menjadi pengusaha besi dan bangunan yang telah ia rintis sejak masih menjadi atlet pada 2007.

 Melalui unggahan di akun Instagram-nya, Simon Santoso juga tampak bahagia menekuni hobi barunya yakni bersepeda dengan mengunjungi beberapa tempat. Simon Santoso kini juga telah dikarunia dua orang anak dari pernikahannya dengan Evelyn Carmelita yang dia bina sejak 6 Desember 2014 lalu. 

Simon Santoso dikabarkan kembali ke dunia yang membesarkan namanya yaitu bulu tangkis, namun kali ini sebagai pelatih untuk generasi muda. 

Ia ditunjuk menjadi pelatih di PB Jaya Raya untuk menangani sektor tunggal putra pemula U13, U15, dan tunggal taruna putra U19 sejak 1 Juni 2013. “Yayyy, mari kita ucapkan selamat datang untuk Koh Simon Santoso dan Kak Bayu Hangga Buana.

 Semoga dengan bergabungnya Koh Simon dan kak Bayu, dapat terus meningkatkan prestasi dan semangat para Atlet untuk menggapai cita-citanya,” rilis instagram @pbjayaraya (8/6/2023). 

Ini menjadi keputusan pertama Simon Santoso untuk kembali ke dunia bulu tangkis semenjak dirinya memutuskan gantung raket pada 2016 silam

Sumber: tvOne
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita