Prabowo Kenang Kebersamaan dengan SBY, Tempati Paviliun Akmil hingga Digembleng Sarwo Edhie

Prabowo Kenang Kebersamaan dengan SBY, Tempati Paviliun Akmil hingga Digembleng Sarwo Edhie

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Prabowo Kenang Kebersamaan dengan SBY, Tempati Paviliun Akmil hingga Digembleng Sarwo Edhie


GELORA.CO - Calon presiden terpilih, Prabowo Subianto mengenang kebersamaan dan persahabatannya dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak semasa pendidikan di akademi militer (akmil).

Selain satu angkatan di Akademi Militer, Prabowo menganggap SBY adalah sosok yang mengerti dan paham demokrasi serta prajurit yang cinta rakyat Indonesia.

"Presiden SBY sudah memberi contoh di tengah kesulitan di tengah krisis seorang Jenderal, seorang prajurit, tapi prajurit Indonesia prajurit sapta marga, Pancasila. Prajurit yang mengerti dan paham cinta demokrasi prajurit yang cinta rakyat," kata Prabowo dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel The St. Regis, Jakarta, Rabu (27/3/2024) malam.

Bahkan, Prabowo mengungkapkan, SBY adalah taruna terbaik saat muda. Berbeda dengan dirinya yang lebih nakal.

"Awalnya satu angkatan, beliau waktu itu selalu yang terbaik. Taruna terbaik. Perwira terbaik. Saya taruna nakal. Rupanya memang perlu ada contoh yang terbaik dan yang nakal," ucapnya.

Selain itu, eratnya persahabatan dan kesamaan antara Prabowo dan SBY juga dapat diketahui melalui pengalamannya yang sama-sama pernah menempati paviliun atau tempat tidur yang sama saat mengenyam pendidikan di Akademi Militer.

"Ada satu kesamaan kita menempatkan paviliun yang sama. Walaupun tahun yang berbeda. Paviliun di Akmil jadi ada marwahnya. Yang ingin jadi presiden harus berusaha untuk tidur di paviliun," ujarnya.

Tak hanya itu, Prabowo mengatakan dirinya dan SBY juga pernah dilatih dan digembleng oleh salah satu tokoh militer Indonesia, Sarwo Edhie Wibowo. Untuk itu, Prabowo merasa dirinya dan SBY sudah terlatih menjadi pribadi yang kuat dan siap berjuang atas pembelajaran yang didapat dari para seniornya terdahulu.

"Itulah yang membuat kita kuat, saya berjuang untuk menjadi kokoh, tapi dalam perjalanan saya banyak belajar dari banyak senior," tutupnya.

Sumber: akurat
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita