Langka, Imam Masjidil Haram Lakukan Sujud Sahwi Saat Pimpin Salat Tarawih

Langka, Imam Masjidil Haram Lakukan Sujud Sahwi Saat Pimpin Salat Tarawih

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Langka, Imam Masjidil Haram Lakukan Sujud Sahwi Saat Pimpin Salat Tarawih


GELORA.CO - Peristiwa langka terjadi di Masjidil Haram, Makkah, pada salat Tarawih malam ke-8, Minggu (18/3) waktu setempat. Imam salat, Syeikh Yasser Al-Dosari, melakukan sujud sahwi sebelum salam.

Sujud sahwi adalah dua sujud yang dikerjakan dalam salat untuk memperbaiki/menggantikan kesalahan atau kelalaian yang mungkin terjadi saat salat karena lupa.

Dalam video salat Tarawih yang viral, setelah melakukan dua kali sujud dan duduk tahiyat akhir, Syeikh Dosari menambahnya dengan dua sujud lagi [sujud sahwi] sebelum kemudian mengucapkan salam, tanda salat berakhir.

Lalu kesalahan apa yang dilakukan Syeikh Dosari sehingga melakukan sujud sahwi? Jika mengamati siaran langsung televisi Arab Saudi (qurantvsa) dan pembicaraan di kalangan warganet, kesalahan Dosari adalah dia duduk [tahiyat] setelah menyelesaikan dua sujud pada rakaat pertama, padahal harusnya langsung berdiri lagi untuk meneruskan rakaat kedua. 

Disebutkan, setelah diingatkan oleh jemaah di belakangnya yang juga terdiri dari para imam Masjidil Haram dan ulama lainnya, Dossari baru berdiri untuk meneruskan rakaat kedua.

Namun, visual kekeliruan yang dilakukan Dossari pada rakaat pertama maupun sujud sahwi tidak tampak dalam video yang beredar tersebut, yang terdengar hanya audionya saja. Hal ini karena kamera sedang menyoroti jemaah yang sedang tawaf [mengelilingi Ka'bah 7 kali berlawanan arah jarum jam]. 
Salat Tarawih adalah ibadah sunah, sehingga saat salat digelar, jemaah bisa tetap mengerjakan umrah (tawaf dan sai) di tempat yang disediakan.

Syeikh Dossari Imam Termuda


Syeikh Dosari adalah imam tetap termuda di Masjidil Haram, usianya 43 tahun. Seperti imam lainnya, suaranya terkenal merdu dalam melantunkan kalam Ilahi. 

Pada Oktober 2023, Dosari menjadi pembicaraan karena tiba-tiba tak mengimami salat di masjid terbesar di dunia itu. Diduga kuat, kontrak 4 tahunan imam telah berakhir. 

Namun, beberapa bulan setelah absen, menjelang bulan Ramadan 1445 H lalu Syeikh Dosari diumumkan kembali menjadi imam tetap. Hal ini disambut gembira oleh para jemaah, utamanya penggemarnya, yang telah hafal dengan suara indahnya.

Sumber: kumparan
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita