Sindiran Dedi Mulyadi: Harga Beras Naik Dunia Serasa Mau Kiamat, Harga Skincare Naik Diam Saja

Sindiran Dedi Mulyadi: Harga Beras Naik Dunia Serasa Mau Kiamat, Harga Skincare Naik Diam Saja

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Dedi Mulyadi menyinggung ribut di masyarakat soal kenaikan harga beras.  

Melalui akun Instagram miliknya, Dedi mengunggah sebuah video di saat sedang di dalam mobil. Awalnya ia membahas mengenai keterbatasan sawah saat ini dan menyinggung kenaikan harga beras.

 Menurutnya, kini harga beras mengalami kenaikan salah satu alasannya karena sawah tergusur pembangunan. 

"Tiap hari perumahan dibangun menggusur sawah, pabrik dibangun menggusur sawah, toko dibangun menggusur sawah, seolah-olah sawah tidak penting," kata Dedi, dikutip dari video di akun Instagram miliknya. 

Kenaikan harga beras menurut Dedi juga disebabkan karena banyak pihak tidak menghargai sawah. Ia pun meminta agar masyarakat tidak terus-terusan berharap harga beras murah. 

Selanjutnya, Dedi menyinggung soal keributan di masyarakat saat harga beras naik, tapi tidak ribut ketika harga barang lainnya naik. "Kalau harga beras naik dunia serasa mau kiamat. Tapi harga skincare naik yang tidak ada kaitannya dengan kehidupan diam saja.

 Harga handphone naik diam, rokok naik diam, baju naik diam, harga motor naik, mobil naik diam. Nggak ribut," ujar Dedi. Ia mengatakan, masyarakat ke depannya harus lebih menghargai sawah dan para petani. 

Baginya, pelajaran penting agar masyarakat tidak terus-terusan meremehkan sawah dan juga buruh tani. "Kalau kehilangan buruh taninya, maka beras akan langka. Kalau beras langka kamu punya apapun di rumah nggak ada beras, kamu menderita," ujar dia lagi. 

Di dalam video yang sama, mantan Bupati Purwakarta ini kemudian melanjutkan perjalanannya ke tukang beras. Setelahnya, ia bertanya tentang harga skincare paling murah dan harga beras paling mahal ke penduduk setempat. Penduduk yang ditanya Dedi menjawab harga skincare paling murah sekitar Rp 150 ribu, sementara harga 10 kg beras paling mahal 180 ribu. 

Biasanya, lanjut para penduduk harga itu bisa digunakan selama dua bulan, baik untuk harga beras dan juga skincare. 

Menanggapi hal itu, Dedi kembali menegaskan agar masyarakat lebih menyadari harga beras yang saat ini sedang naik, lebih penting daripada harga skincare. "Harga beras termahal sama dengan harga skincare termurah," kata dia lagi


Sumber: RMOL
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita