Ahok Sebut Prabowo Subianto Emosional, Wakil Ketua TKN Singgung Jejak Digital Maki-maki Rakyat Jakarta

Ahok Sebut Prabowo Subianto Emosional, Wakil Ketua TKN Singgung Jejak Digital Maki-maki Rakyat Jakarta

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengingatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal jejak digital sifat emosionalnya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman merespons sindiran Ahok yang menyebut Prabowo Subianto emosional. 

Menurut Habiburokhman, Ahok terekam jelas lebih emosional daripada Prabowo Subianto. "Ya, pasti lebih emosional Ahok daripada Pak Prabowo. 

Saya ingat ya dulu rangkaian kemarahan yang dia (Ahok) semburkan ketika beliau ada di posisi gubernur pada rakyat-rakyat kecil. Ya, kan, maki-maki rakyat itu kan jejak digitalnya ada," kata Habiburokhman di Jakarta, Selasa (6/2/2024). 

Habiburokhman mengaku seusai pernyataan Ahok tersebut, pihaknya yakin tidak akan memengaruhi elektabilitas Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. 

Sebab, dia menyinggung peran Ahok selama ini disukai sejumlah masyarakat, karena sosok Presiden Jokowi. 

Hal itu terjadi saat Jokowi berpasangan dengan Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. 

"Siapa sih yang mau dengar Ahok sekarang? Dulu kan beliau (Ahok) mau didukung masyarakat karena duetnya Pak Jokowi, ada bersama Pak Jokowi. 

Ketika sekarang beliau men-challange menyebarkan informasi tidak baik terhadap Pak Jokowi, saya pikir masyarakat yang dulu mendukungnya akan antipati," jelasnya.

 Selain itu, Habiburohkman menilai klaim dari Ahok soal kinerja Presiden Jokowi merupakan hal yang mengada-ada. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak sepantasnya menilai tanpa bukti yang jelas, sementara kinerja Presiden Jokowi cukup baik.

 "Masyarakat pasti yang lebih tahu kalau Pak Jokowi dibilang tidak bisa kerja, kan, sepertinya nggak ilmiah apa yang disampaikan Ahok. 

Sebab, approval rate Pak Jokowi itu hampir tembus 80 persen. Itu salah satu rekor," jelasnya. 

Selain itu, Habiburokhman turut memberi penilaian terhadap Ahok ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, meski pernah mendukung saat maju seabgai gubernur, Ahok tidak bekerja maksimal sebagai kepala daerah. 

"Kalau Pak Ahok bilang dia tahu Pak Jokowi, ya, kita bilang kita tahu Ahok apasih mampunya Ahok? Saya juga tahu dulu pernah sama-sama di Gerindra, saya juga pernah mendukung beliau di 2012, saya juga tahu kualitas dia cuman seperti apa? Ya, nggak bisa kerja juga ini orang cuman bisa omon-omon," imbuhnya

Sumber: tvOne