Gus Miftah Bantah Lakukan Politik Uang, Pengamat: Tak Ada Pencuri yang Mengaku

Gus Miftah Bantah Lakukan Politik Uang, Pengamat: Tak Ada Pencuri yang Mengaku

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO - Peneliti Pusat Studi Antikorupsi Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, menanggapi pernyataan Gus Miftah soal video yang merekam aksinya bagi-bagi uangnya di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Pendakwah itu mengklaim aksinya tak berhubungan dengan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran.

Herdi menilai, pembenaran dari Miftah tidak rasional. Dia mengatakan alasan-alasan itu muncul karena sedang dalam kondisi panik. Akibatnya, Miftah berusaha mengelak.

"Ujar-ujar orang tua dulu masih berlaku, tidak ada pencuri yang mau mengakui dirinya pencuri," ucapnya saat dihubungi, Selasa, 2 Januari 2023.

Secara genealogi politik, Herdi mengatakan Miftah jelas pendukung pasangan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka. Apa pun tindakannya, menurut dia, mestinya merepresentasikan preferensi politik itu.

"Mustahil dia melakukannya dengan sukarela, pasti ada intensi atau niat yang terencana sebelumnya," tuturnya.

Gus Miftah bantah pembagian uang untuk kampanye

Sebelumnya, video Gus Miftah membantah membagi-bagikan uang kepada masyarakat di Pamekasan, Jawa Timur viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seseorang di belakang Miftah menunjukkan kaos bergambar capres Prabowo Subianto.

Miftah menampik jika pembagian uang itu merupakan bentuk kampanye. Dia menyatakan, saat itu dirinya sedang diundang oleh Haji Her,seorang pengusaha tembakau di sana. Haji Her, menurut dia,  terbiasa bersedekah setiap hari. Bahkan, menurut dia, Haji Her membangun seribu rumah sederhana untuk orang miskin. 

"Kebetulan saya dapat undangan bertepatan dengan jadwal bagi-bagi duit. Saya diminta ikut bagi duit, masa saya tolak, kan minimal saya dapat pahalanya, ikut bagi-bagi," kata dia.

Ganjar minta Bawaslu usut pembagian uang itu

Capres pesaing Prabowo, Ganjar Pranowo, menunggu tindakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan pria yang bernama asli Miftah Maulana Habiburrohman itu.

"Tinggal Bawaslu, ya itulah pekerjaan anda yang kami tunggu atau mungkin menunggu kalian akan diprotes sama masyarakat," kata Ganjar usai menghadiri acara Konsolidasi Akhir Tahun Tim Pemenangan Nasional (TPN) dan Relawan Ganjar-Mahfud di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu 30 Desember 2023.

"Kalau soal Gus Miftah, kalau soal pelanggaran dan sebagainya, semua sudah kelihatan kok," ujar Ganjar.

Bawaslu Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mengatakan sedang menyelidiki video viral yang menampilkan aksi bagi-bagi uang yang dilakukan oleh Gus Miftah di sebuah gudang rokok di wilayah itu.

"Kami sudah menggelar rapat internal dan berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) terkait video bagi-bagi uang Gus Miftah yang kini marak beredar di platform media sosial WhatsApp dan TikTok," kata Ketua Bawaslu Pamekasan Sukma Umbara Tirta Firdaus dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Jawa Timur, Jumat malam 29 Desember 2023.

Sumber: tempo