AMIN Diuntungkan dengan Perebutan Suara Prabowo-Gibran vs Ganjar-Mahfud di Jateng

AMIN Diuntungkan dengan Perebutan Suara Prabowo-Gibran vs Ganjar-Mahfud di Jateng

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO - Pegiat media sosial Bachrum Achmadi menganalisa bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) diuntungkan dengan perebutan suara paslon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Jawa Tengah (Jateng).

Pasalnya dengan perebutan suara Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud di Jateng yang dikenal sebagai kandang banteng, maka suara pemilih akan pecah dan berpotensi mengalir kepada AMIN.

"Yang pasti Pragib & Ganfud bakal rebutan suara di Jateng yang menjadi kandang banteng. Yang diuntungkan adalah Amin, karena pemilih Jateng yang terkenal besar itu akan pecah, sehingga peluang Amin menang pilpres 2024 sangat besar. Ini adalah analisa sederhana," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (28/12).

Sementara itu, dalam simulasi 3 nama di survei Indikator Politik Indonesia setelah debat capres-cawapres, elektabilitas Ganjar-Mahfud bersaing dengan Prabowo-Gibran. Sementara pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi buncit.

“Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud Md 24,5 persen, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 46,7 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 21,0 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis surveinya, Selasa (26/12/2023) dikutip dari Republika.

Sementara dalam simulasi 2 nama, elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud juga membuntuti Prabowo-Gibran dengan raihan 28,4 persen. Dalam simulasi 2 nama yang lain Ganjar-Mahfud unggul atas Anies-Muhaimin.

“Ganjar Pranowo-Mahfud MD 43 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 38,5 persen,” kata Burhanuddin.

Adapun survei ini digelar pada 23-24 Desember 2023 atau setelah debat cawapres kedua yang digelar pada 22 Desember 2023 lalu. Survei melibatkan 1.217 responden yang dipilih secara acak.

Survei dilakukan dengan metode wawancara langsung lewat telepon oleh pewawancara yang sudah profesional dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaannya 95 persen.

Sumber: populis