China Batalkan Ribuan Penerbangan di Tengah Rumor Kudeta Xi Jinping

China Batalkan Ribuan Penerbangan di Tengah Rumor Kudeta Xi Jinping

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - China dilaporkan telah membatalkan ribuan penerbangan di seluruh negeri karena alasan yang tidak diketahui. Ini terjadi di tengah merebaknya rumor kudeta terhadap Presiden Xi Jinping.

Dari laporan China.com, sebanyak 9.583 penerbangan telah dibatalkan pada Rabu (21/9) pukul 10.35 malam waktu setempat. Itu berarti 59,66 persen penerbangan terjadwal dibatalkan pada hari itu.

“Tiga bandara China, yakni Guiyang Longdongbao, Lhasa Gongga, dan Chengdu Tianfu memiliki tingkat pembatalan yang tinggi di provinsi Barat. Guiyang Longdongbao memiliki 539 penerbangan yang dibatalkan, dengan tingkat pembatalan 99 persen. Sedangkan di Lhasa Gongga 157 penerbangan dibatalkan, dengan tingkat pembatalan 98 persen," menurut laporan media lokal.

Sebanyak 752 penerbangan dibatalkan di bandara Chengdu Tianfu, dengan tingkat pembatalan 87 persen. Pembatalan serupa juga terlihat di bandara lain di negara ini.

Selain itu, seluruh operasi kereta api dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Di media sosial, rumor mengenai kudeta Xi bermunculan. Bahkan Xi disebut berada dalam tahanan rumah setelah petinggi Partai Komunis China (PKC) mencopotnya sebagai kepala Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Rumor menyebut Xi ditahan saat tiba di bandara setelah kembali dari KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Uzbekistan. Saat ini Xi diyakini ditahan di rumahnya yang berada di Zhongnanhai.

Sejumlah akun juga menyebut terjadi pengerahan kendaraan militer ke Beijing pada 22 September, sehari setelah penerbangan dibatalkan.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah atau media China terkait rumor-rumor yang beredar. 

Sumber: rmol
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita