Ngadu Soal BRIN ke Jokowi, Megawati: Barangkali Saya Dianggap Kurang Pintar?
logo

10 Januari 2022

Ngadu Soal BRIN ke Jokowi, Megawati: Barangkali Saya Dianggap Kurang Pintar?

 Ngadu Soal BRIN ke Jokowi, Megawati: Barangkali Saya Dianggap Kurang Pintar?


GELORA.CO - Ucapan rasa terima kasih disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Joko Widodo dalam HUT ke-49 PDIP yang disiarkan melalui YouTube PDIP, Senin (10/1).

Terima kasih disampaikan karena Presiden Joko Widodo telah membentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Pak Jokowi, saya berterima kasih lho, Bapak membentuk BRIN,” ujarnya.

Namun demikian, Megawati merasa heran lantaran banyak pihak yang mempertanyakan alasan Jokowi menjadikan dirinya sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

“Banyak orang nanya kenapa Pak Jokowi yang dijadikan saya lagi gitu," tegas Megawati.

Padahal, sambung Megawati, jabatan itu murni perintah dari Presiden Joko Widodo, bukan dirinya yang menginginkan jabatan itu.

“Emangnya mau-maunya saya sendiri? Coba toh, aneh ya?" tutur dia.

Megawati semakin geram saat mendengar namanya tetap disinggung publik usai Kepala BRIN Laksana Tri Handoko diwawancara awak media. Saat itu, Laksana mengurai tentang alasan Megawati jadi Ketua Dewan Pengarah.

"Pak Handoko lalu bilang, saya kok denger yang ngomong riset dulu itu Pak Habibie dan Ibu Mega, saya mungkin kurang bisa ngomong kali ya," katanya.

"Jadi, orang kayanya apa sih, saya dianggap barangkali ya kurang pintar?" imbuhnya menyesalkan anggapan orang-orang yang menilai pernyataan Tri Handoko itu politis.

Turut hadir dalam acara perayaan HUT ke-49 PDIP tersebut Presiden Republik Indonesia Bapak Ir Joko Widodo, Wakil Presiden Republik Indonesia Kyai Haji Maruf Amin, Ketua MPR RI Bapak Bambang Soesatyo, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Kemudian, sejumlah jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menkopolhukam Mahfud MD, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Ekonomi Erlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Kesehatan Budi Gunawan, Kepala BIN Budi Gunawan, Menlu Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mensesneg Pratikno, Menhub Budi Karya Sumadi Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono, Meneg BUMN Erick Thohir, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri PUPR Basuki, Menseskab Pramono Anung, MenPANRB Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna Laoly, dan Menteri PPPA Bintang.

Lalu, Ketua BPIP Yudian Wahyudi, DPP DPD DPC PDIP dan pimpinan PDIP di luar negeri, seluruh legislatif PDIP, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dari PDIP, lalu Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI). Selanjutnya, hadir pula Senior-senior dari sejak PDI sampai sekarang PDIP Perjuangan, juga para wartawan. [rmol]