Menkes Sebut Satu Atlet PON DIY Kabur Saat Positif COVID-19, Ini Tanggapan KONI

Menkes Sebut Satu Atlet PON DIY Kabur Saat Positif COVID-19, Ini Tanggapan KONI

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Menteri Kesehatan (menkes) Budi Sadikin menyebutkan, tujuh atlet PON di Papua yang terindikasi positif COVID-19 kabur dari tempat isolasi. Salah satunya satu atlet yang kabur ke DIY. Sedangkan atlet lainnya kabur ke Tarakan, Jambi dan Sidoarjo.

Mengetahui hal ini, KONI DIY pun memberikan tanggapannya. Ketua KONI DIY, Djoko Pekik ketika dikonfirmasi, Selasa (12/10/2021) mengungkapkan, satu anggota kontingen yang disebut kabur dari tempat isolasi bukan atlet melainkan salah satu pelatih cabang olahraga (cabor). Pelatih tersebut pun bukan kabur seperti yang diberitakan.

"Pelatih itu bukan kabur tapi tidak paham protokol kesehatan untuk penanganan covid-19 pasca pulang dari PON. Kita belum ada peraturan yang mengatur," ujarnya.

Menurut Pekik, saat kembali dari Papua dan tiba di Jakarta menggunakan transportasi udara, pelatih tersebut masih dinyatakan negatif COVID-19. Namun saat kembali ke DIY, ternyata pelatih tersebut dinyatakan positif COVID-19.

"Jadi setelah tiba di jogja, yang bersangkutan langsung melakukan isolasi mandiri di salah satu hotel. Beberapa hari kemudian pcr negatif dan terus pulang ke rumah," jelasnya.

Pekik menambahkan, sebenarnya ada 5 atlet cabor Polo Air yang dinyatakan positif COVID-19 sebelum berangkat ke Papua. Karenanya dari 13 anggota tim yang harusnya berangkat pun akhirnya tinggal 8 atlet yang terbang ke Papua.

Setelah dinyatakan negatif COVID-19 pasca isolasi di UC UGM dan PCR beberapa kali, tiga atlet menyusul anggota kontingen lainnya ke Papua untuk ikut bertanding. Dalam pertandingan melawan tuan rumah, tim polo air DIY dinyatakan menang.

"Dua atlet sisanya yang juga sudah dinyatakan negatif ikut menyusul ke Papua. Dan sekarang sudah pulang ke jogja," ujarnya.[suara]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita