Kronologi Bocah Pendaki Hilang dan Ditemukan di Gunung Guntur
logo

25 September 2021

Kronologi Bocah Pendaki Hilang dan Ditemukan di Gunung Guntur

Kronologi Bocah Pendaki Hilang dan Ditemukan di Gunung Guntur


GELORA.CO - M Gibran, bocah pendaki yang hilang misterius di Gunung Guntur Garut, ditemukan dengan kondisi selamat. Gibran ditemukan setelah lima hari menghilang.

Bocah berusia 14 tahun tersebut ditemukan pada Jumat (24/9) kemarin oleh tim SAR gabungan. Dia menghilang misterius pada Minggu (19/9) lalu.


Proses pencarian Gibran berlangsung selama lima hari di Gunung Guntur. Berikut ini merupakan kronologi hilangnya Gibran hingga ditemukan tim SAR gabungan.


Sabtu 18 September
Gibran mendaki Gunung Guntur bersama 13 orang teman yang dia kenal via media sosial. Mereka berangkat melalui jalur pendakian PLP Citiis.

Mereka kemudian tiba di Pos 3 Gunung Guntur pada pukul 17.00 WIB. Karena hari mulai gelap, mereka memutuskan bermalam di sana.

"Mereka bermalam di pos 3 dan melanjutkan perjalanan Minggu pagi," ucap Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Masrokhan.

Minggu 19 September
Sekitar pukul 04.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Guntur. Namun, Gibran memilih tidak ikut dan bertahan di tenda.

Rombongan berada di puncak sekitar 4 jam. Sekira pukul 08.00 WIB, mereka kemudian turun lagi ke Pos 3. Namun, mereka terkejut ketika Gibran sudah tidak ada di dalam tenda.

"Teman-temannya kemudian berupaya melakukan pencarian. Namun, hingga sore korban tidak ditemukan," ungkap Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah.

Tak berselang lama, setelah mendapat laporan kejadian tersebut, petugas yang berada di lokasi langsung melakukan pencarian bocah pendaki tersebut. Namun pencarian saat itu tidak membuahkan hasil.

Senin 20 September
Operasi SAR kemudian dibuka hari Senin pagi. Petugas gabungan dari TNI-Polri dan sejumlah warga lebih dulu melakukan pencarian Gibran. Disusul regu penyelamat Basarnas dari Kantor SAR Bandung dan personel Sat Sabhara Polres Garut.

Di hari tersebut, pencarian diketahui hanya dilakukan hingga siang hari. Sebab, hujan deras dan kabut yang cukup tebal membuat pencarian tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.

"Untuk cuaca seperti ini tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian. Hujan dan kabut terus turun," ucap Koordinator Lapangan Tim SAR dari Basarnas Rafik, hari itu.





Selasa 21 September
Pencarian Gibran kembali dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kali ini, pasukan pencari lebih banyak. Sejumlah komunitas dan organisasi yang mendengar kejadian itu mulai berdatangan ke lokasi.
Namun lagi-lagi, pencarian belum berhasil. Medan terjal serta cuaca yang tidak mendukung membuat proses pencarian kembali terkendala.

Rabu 22 September
Tim SAR gabungan terus mencari Gibran. Di hari tersebut, tim pencari makin banyak.



Tercatat, tak kurang dari 100 orang yang terlibat dalam proses pencarian tersebut. Mereka berasal dari institusi, organisasi hingga komunitas dan warga setempat.

Setelah berupaya sejak pagi hingga petang, lagi-lagi Gibran belum ditemukan. Pada hari ini, sejumlah petugas bahkan memutuskan untuk bermalam di titik-titik yang berpotensi menjadi tempat Gibran tersembunyi.

Kamis 23 September
Lantaran upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil, di bawah komando Basarnas, pencarian Gibran kemudian diperluas jaraknya. Deden mengatakan pada hari Kamis radius pencarian ditambah hingga 1,5 kilometer.

Tim yang dibagi ke dalam dua regu melakukan penelusuran ke arah yang berbeda satu sama lain. "SRU 1 melakukan pencarian dengan melakukan penyapuan mulai dari Pos 1 sampai Pos 3," katanya.

"SRU 2 melakukan pencarian dengan penyapuan dari mulai Pos 3 sampai ke puncak kawah Gunung Guntur sejauh satu kilometer," kata Deden menambahkan.

Jumat 24 September
Proses pencarian Gibran terus diupayakan tim SAR gabungan. Basarnas menambah kekuatan dengan mendatangkan satu regu penyelamat dari Kantor SAR Tasikmalaya.

Dari pihak kepolisian menerjunkan Satuan Brimob dari Subden 4 Garut. Sejumlah polsek yang berada di wilayah kaki Gunung Guntur seperti Samarang dan Leles juga dikerahkan untuk aktif melakukan pemantauan.

Tim SAR gabungan menemukan bocah pendaki yang sempat hilang selama hari di Gunung Guntur Garut. (Foto: dok.Sabhara Polres Garut)
Setelah melakukan pencarian sejak pagi hari, upaya tim SAR akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.00 WIB, tim SAR menerima informasi keberadaan Gibran dari warga setempat.

Warga menemukan Gibran di kawasan Curug Cikoneng. Lokasinya berjarak sekitar 750 meter dari pos 3 yang jadi titik Gibran terakhir terlihat.

"Kemudian dievakuasi pada pukul 17.41 WIB dan langsung kami bawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis," ujar Deden.(detik)
close
Subscribe