Heboh Kasus Pelecehan di KPI, Korban Minta Tolong ke Hotman Paris dan Deddy Corbuzier
logo

3 September 2021

Heboh Kasus Pelecehan di KPI, Korban Minta Tolong ke Hotman Paris dan Deddy Corbuzier

Heboh Kasus Pelecehan di KPI, Korban Minta Tolong ke Hotman Paris dan Deddy Corbuzier


GELORA.CO - Publik dihebohkan dengan pengakuan korban pelecehan seksual yang dilakukan pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Korban juga merupakan karyawan di sana.

Dalam rilis yang ditulis korban, dia sempat menceritakan kalau pernah mengadu ke Hotman Paris dan Deddy Corbuzier.

Upaya itu dia lakukan pada tahun 2020, setelah beberapa kali dia tak mendapatkan respons yang baik saat melaporkan tindakan pelecehan seksual ke polisi.

"Pada Oktober 2020, saya juga mengirimkan pesan ke pengacara kondang Hotman Paris dan mentalist Deddy Corbuzier untuk meminta tolong via DM Instagram," ungkapnya dalam rilis yang beredar di sosial media.

Namun pesan sang korban tak mendapatkan respons dari kedua publik figur tersebut. Korban pun memaklumi karena mungkin kesibukan Hotman Paris dan Deddy Corbuzier.

"Mereka berdua tidak merespon. Mungkin mereka sibuk dan tak punya waktu membantu saya yang hanya karyawan rendahan di KPI Pusat," tambahnya.

Hingga akhirnya, dia memutuskan untuk membuat rilis ini agar pelecehan seksual yang dialaminya selama bertahun-tahun bisa mendapatkan keadilan.

Dalam rilis itu, korban mengaku sangat trauma bahkan sampai divonis mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Rilis korban pelecehan di KPI Pusat ini pun diunggah banyak akun media sosial salah satunya @lets.talkandenjoy pada Kamis (2/9/2021).

Banyak netizen yang mendukung korban agar kasus itu ditindak. Netizen juga berharap pelaku mendapatkan ganjarannya.

Sementara itu, melansir akun YouTube Kompas TV, ketua KPI Pusat Agung Saprio mengatakan kalau kasus ini sudah diproses. Bahkan korban sekarang sudah mendapatkan pendampingan. Sementara itu, buat para pelaku akan segera diperiksa apakah benar melakukan tindakan pelecehan seperti yang diceritakan korban.[suara]