Haris Azhar Jawab Somasi Luhut, Tantang Diskusi di YouTube
logo

9 September 2021

Haris Azhar Jawab Somasi Luhut, Tantang Diskusi di YouTube

Haris Azhar Jawab Somasi Luhut, Tantang Diskusi di YouTube


GELORA.CO - Menko Bidang Kemeritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melayangkan somasi kepada Haris Azhar karena diduga melakukan pencemaran nama baik dalam unggahan video di channel YouTube Haris Azhar. 

Menanggapi hal itu, Haris Azhar menantang Luhut untuk datang ke channel YouTube-nya untuk memberikan jawaban mengenai konten video itu.

Haris Azhar disomasi Luhut karena unggahan video di YouTube berjudul 'Ada Lord Luhut dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN juga ada!!'. Luhut meminta Haris Azhar meminta maaf karena konten video itu dinilai mengandung unsur fitnah.

Haris Azhar pun memberikan jawaban somasi itu kepada Luhut. Surat jawaban itu dikirim pada Rabu (8/9) kemarin melalui pengacara Haris Azhar, Nurkholis Hidayat. Jawaban somasi itu juga dikirimkan oleh Nurkholis kepada detikcom, Rabu (8/9/2021) malam.

"Kami menyesalkan apabila terdapat penafsiran lain atau berbeda atas maksud baik klien kami dalam video a quo. Namun demikian, untuk mendudukkan masalah ini secara lebih jelas, dan menghindari kesalahpahaman, serta sekaligus sebagai wujud dari itikad baik, kami mengundang Sdr. Luhut Binsar Pandjaitan dan/atau rekan-rakan sebagai kuasa hukumnya untuk bertemu dan membahas persoalan ini secara bermartabat dan proporsional. Undangan pertemuan akan kami susulkan segera," kata Nurkholis, mengutip jawaban somasi Haris Azhar itu.

Haris Azhar juga menantang Luhut untuk datang ke channel YouTube-nya. Hal itu agar Luhut bisa leluasa memberikan klarifikasi mengenai bisnis tambang di Blok Wabu, Papua itu.

"Bahwa sebagai perwujudan penghormatan klien kami atas hak dari Sdr. Lahut Binsar Pandjaitan untuk memberikan klarifikasi dan sekaligus hak untuk membantah. Klien kami tetap menawarkan kepada Sdr. Luhut Binsar Pandjaitan untuk hadir dalam channel YouTube Haris Azhar dengan durasi dan kesempatan berbicara yang sama dengan narasumber sebelumnya," katanya.

Nurkholis menambahkan bahwa jawaban somasi itu merupakan tawaran penyelesaian yang tepat. Dia mengatakan pihak Haris Azhar berupaya mencari solusi terbaik.

"Ya sedikit menambahkan saja, jawaban itu merupakan tawaran cara penyelesaian yang tepat untuk masalah ini menurut kami, dan kita sebagai kuasa hukum berupaya terus untuk mencari jalan penyelesaian yang terbaik sesuai dengan proporsinya," ucap Nurkholis.(detik)