Geger Pelaku Narkoba Coba Lari dari Kantor Polisi Sambil Nyeker
logo

19 September 2021

Geger Pelaku Narkoba Coba Lari dari Kantor Polisi Sambil Nyeker

Geger Pelaku Narkoba Coba Lari dari Kantor Polisi Sambil Nyeker


GELORA.CO - Seorang pria pelaku narkoba membuat geger setelah mencoba melarikan diri dari Markas Komando Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta. Pelaku kabur tanpa alas kaki alias nyeker.

Peristiwa itu terjadi pad Sabtu (18/9) sekitar pukul 09.30 WIB. Sejumlah polisi berlarian mengejar pelaku yang melarikan diri dari Gedung Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Namun pelarian pria itu akhirnya sia-sia. Pelaku akhirnya ditangkap di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya yang berjarak sekitar 20 meter dari Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Pria berkaus hitam dan celana panjang hitam itu kemudian digiring kembali ke Gedung Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Ia tak bisa berkutik lagi.

Berdalih Mau Hadiri Sepupu Nikah
Saat ditangkap polisi, pria itu beralasan mencoba kabur karena saudara sepupunya hendak menikah.

"Adik sepupu saya mau nikah, Ndan (komandan)," kata pria itu

Petugas Provos Polda Metro Jaya yang menangkapnya kemudian mengingatkan soal aturan hukum yang berlaku.

"Semua ada aturannya, Bos!" tegas anggota Provos saat menggiring pelaku.

"Iya, Ndan, saya siap salah," timpal pria tersebut.

Ditangkap terkait Kasus Narkoba
Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Rohman Yongky memastikan pria yang kabur itu bukan tahanan. Pria itu ditangkap terkait kasus narkoba.

"Jadi ini baru diamankan dini hari tadi menjelang pagi diamankannya," kata Yongky saat dimintai konfirmasi.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan belum menetapkan pria tersebut sebagai tersangka.

"Untuk mengarah ke sana (tersangka) sudah ada. Cuma kan masih dalam pengamanan. Kita masih mintai keterangan," pungkas Yongky.

Pria berkaus hitam hendak kabur dari Polda Metro (Yogi Ernes/detikcom) Pria berkaus hitam hendak kabur dari Polda Metro (Yogi Ernes/detikcom)


Pura-pura Izin ke Toilet
Yongky mengakui adanya kelalaian anggota saat mengawal pelaku. Pelaku kabur dengan berpura-pura izin ke toilet.

"Jadi, pada saat dia mau ke toilet, ya penjagaan lengah," kata Yongky.


Yongky menduga pelaku memanfaatkan situasi ketika hendak diperiksa petugas. Melihat ada celah, pelaku berpikir untuk kabur.


"Jadi yang bersangkutan, yang namanya dalam keadaan terdesak, kan dia bagaimanapun juga berusaha berpikir yang tidak logis," katanya.

Hingga saat ini pelaku masih diperiksa di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Sementara polisi juga masih mengembangkan kasus narkoba yang melibatkan pelaku.(detik)
close
Subscribe