Ditinggal Haji Lulung, Suara PAN di Jakarta Bisa Merosot
logo

7 September 2021

Ditinggal Haji Lulung, Suara PAN di Jakarta Bisa Merosot

Ditinggal Haji Lulung, Suara PAN di Jakarta Bisa Merosot


GELORA.CO - Keputusan politikus senior Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung untuk meninggalkan Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi kerugian besar bagi partai pimpinan Zulkifli Hasan tersebut. Suara PAN di ibukota diprediksi bakal turun.

"Suara PAN di Jakarta pada Pemilu 2024 bisa anjlok lagi," kata pengamat politik Jakarta, Sugiyanto, saat dihubungi, Selasa (7/9).


Sebab, menurut Sugiyanto, Haji Lulung merupakan tokoh politik fenomenal dan mempunyai nama besar di jagat politik ibukota.

Sugiyanto menambahkan, melonjaknya perolehan kursi PAN di DPRD DKI Jakarta menjadi 9 kursi dari sebelumnya yang hanya 2 kursi, kuat dugaan berkat bergabungnya Haji Lulung.

Selain itu, Haji Lulung juga terpilih menjadi anggota DPR RI dari dapil Jakarta III Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

"Ketika itu PAN beruntung bisa menggaet Haji Lulung menjelang Pileg 2019 lalu. Sebab Haji Lulung punya banyak pendukung dan simpatisan," kata mantan Wakil Ketua DPW PAN DKI Jakarta ini, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Oleh karena itu, mundurnya Haji Lulung bisa menjadi catatan penting bagi PAN. Pasalnya, figur Haji Lulung mempunyai banyak pendukung setia yang pasti akan mengikutinya.

"Gerbong loyalisnya tidak perlu diragukan. Buktinya, ada 3 orang yang diusulkan Haji Lulung berhasil menjadi anggota DPRD DKI Jakarta," terang Sugiyanto.

Sugiyanto menduga, mundurnya Haji Lulung akibat komunikasi politik yang tersumbat dengan PAN.

Ia pun menyarankan sebisa mungkin PAN menolak permintaan berhenti dari Haji Lulung, lalu membahas kembali hal-hal penting untuk kebaikan bersama.

"Sewaktu saya masih menjadi Wakil Ketua PAN DKI, saya pernah mendengar kabar-kabar politik di PAN kalau Haji Lulung ditawari PAN untuk menjadi Ketua DPW PAN DKI. Bila kabar itu benar maka mungkin saja hal ini ada hubungannya dengan kembalinya Haji Lulung ke PPP," demikian Sugiyanto.

Haji Lulung diketahui telah dua kali dipilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta. Yakni pada 2009 dan 2014, sebagai kader PPP.

Namun, dia memutuskan pindah jadi caleg PAN pada pertengahan 2018 lalu.

Pada 2019, dia tidak lagi mencalonkan diri jadi anggota DPRD DKI Jakarta lagi, tetapi sebagai anggota DPR RI yang akhirnya terpilih. (RMOL)