Tunangan Kandas, Perempuan Ini Akhirnya Pilih Menikahi Diri Sendiri
logo

26 Agustus 2021

Tunangan Kandas, Perempuan Ini Akhirnya Pilih Menikahi Diri Sendiri

Tunangan Kandas, Perempuan Ini Akhirnya Pilih Menikahi Diri Sendiri


GELORA.CO - Seorang perempuan lajang menikahi dirinya sendiri dalam sebuah upacara pernikahan yang dikelilingi oleh teman-teman terdekatnya. 

Perempuan bernama Patricia Christine ini melakukan upacara yang ia sebut sebagai "komitmen diri" di usia 28 tahun pada 30 Mei 2020 lalu.

Dia merayakan pernikahannya ini hanya delapan tahun setelah mengakhiri pertunangannya.

Guru dari Sydney, Australia itu menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk merencanakan acara di mana dia membeli cincin kawin, bunga, dan pelampung.

Secara total, perayaannya hanya menghabiskan biaya $92 AUD atau sekitar Rp970 ribuan, di mana dia mengenakan gaun pengantin bohemian.

Langkahnya untuk menikahi diri sendiri ini, bertujuan untuk membantu perempuan menyadari bahwa mereka memiliki "nilai" untuk menunjukkan cinta diri.Didampingi oleh sembilan orang teman dekatnya, ia mengucapkan sumpah pada dirinya sendiri dalam sebuah upacara yang emosional, yang berlangsung selama 30 menit.

Patricia berjanji untuk mencintai dirinya sendiri terlepas dari kesalahan yang dia buat dalam hidup dan berkomitmen untuk mempercayai dirinya dalam mencapai mimpinya.

"Saya ingin menentang harapan masyarakat dan menunjukkan kepada peremluan lain bahwa hubungan terpenting yang kita miliki adalah dengan diri kita sendiri," kata dia.

"Kita selalu menghabiskan seluruh hidup untuk membuat pernyataan besar kepada orang lain, tetapi kita tidak pernah melakukannya untuk diri kita sendiri," lanjut Patricia.

Setelah upacara, para tamu merayakannya dengan piknik santai di rerumputan yang indah. Patricia juga mendokumentasikan hari besarnya di Instagram dengan serangkaian postingan yang menyertakan jepretan cincin berliannya.

"Saya berkata ya... untuk diri saya sendiri," tulisnya dalam keterangannya.

Sementara foto-foto itu menarik komentar hangat dari keluarga dan teman, tidak semua orang mendukung keputusannya.

Beberapa komentar "mengucapkan selamat" padanya secara sarkastik membuat pengantin baru itu kesal, tetapi dia telah berdamai dengan itu semua.

Meski sudah menikah, Patricia tidak menutup kemungkinan untuk mencari pasangan di masa depan.

Dia percaya fokus pada dirinya sendiri akan membuatnya lebih sukses dalam cinta ketika dia menemukan orang yang tepat.[suara]