PD Sindir Harun Masiku-Maling Bansos, Ini Respons Senior PDIP
logo

25 Agustus 2021

PD Sindir Harun Masiku-Maling Bansos, Ini Respons Senior PDIP

PD Sindir Harun Masiku-Maling Bansos, Ini Respons Senior PDIP


GELORA.CO - Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno merespons pernyataan Partai Demokrat yang menyinggung buron KPK Harun Masiku dan korupsi bansos COVID-19.

 Hendrawan memakluminya karena penilaian terakhir ada di tangan masyarakat.

"Dialektika dalam politik itu biasa, karena organisasi pada dasarnya adalah 'a dialectic being'. Yang penting persahabatan tetap terjaga," kata Hendrawan kepada wartawan, Rabu (25/8/2021).

Hendrawan menjelaskan PDIP merupakan partai yang mengutamakan gotong royong. Agenda politik partai berlambang banteng moncong putih itu membangun sinergi untuk bersama-sama mencari solusi atas masalah di masyarakat.

"PDI Perjuangan tetap mengarusutamakan politik pencerahan yang inklusif. Gotong royong membangun sinergisitas kolektif untuk memecahkan masalah-masalah riil bangsa merupakan agenda utama kerja-kerja politik kami," sebutnya.

Anggota DPR RI itu juga berbicara perihal rivalitas politik. Hendrawan mengatakan masyarakatlah yang akan menilai sesuai dengan fakta yang ada.


"Dalam konteks rivalitas, terkadang kita membangun narasi politik dengan tekanan yang berbeda-beda. Literasi politik masyarakat yang akan menjadi filter akhir mana yang dinilai berkorelasi dengan realitas," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Demokrat menyinggung Harun Masiku dan korupsi bansos Corona yang menjerat mantan Mensos Juliari Batubara. Partai berlambang mirip logo Mercy itu merespons pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal kecurangan Pemilu 2009.

"Mungkin Hasto salah ngomong atau salah baca teks. Maksudnya Pemilu 2019 kali, bukan 2009," kata Kabakomstra PD Herzaky Mahendra Putra, Rabu (25/8/2021).

"Kalau bahas demokrasi yang diduga halalkan segala cara dengan manipulasi DPT, demokrasi menjadikan bansos sebagai politik elektoral, dan demokrasi menggunakan hukum aparat sebagai alat untuk memenangkan pemilu, serta bekerja sama dengan beberapa elemen KPU, seperti yang dilakukan Harun Masiku kader PDIP yang masih jadi buron sampai saat ini," imbuhnya.(detik)