Tuding Virus Corona Sengaja Dibuat, Babe Haikal: Saya Oposisi, Setuju Jokowi Mundur
logo

22 Juli 2021

Tuding Virus Corona Sengaja Dibuat, Babe Haikal: Saya Oposisi, Setuju Jokowi Mundur

Tuding Virus Corona Sengaja Dibuat, Babe Haikal: Saya Oposisi, Setuju Jokowi Mundur


GELORA.CO - Petinggi HRS Center Ustaz Haikal Hassan atau Babe Haikal baru-baru ini membuat pernyataan yang menjadi sorotan publik.

Haikal Hassan tuding virus corona sengaja dibuat. Bahkan, dengan tegal Haikal Hassan menyatakan oposisi sampai mati dan setuju Jokowi mundur.

Haikal Hassan secara tak langsung menduga, ada sejumlah kebohongan terkait pandemi Covid-19 di dunia. Bahkan, dia mengatakan, virus mematikan tersebut bukan tercipta secara natural, melainkan sengaja dibuat dan disebarkan sosok tertentu di China.

Dalam tayangan video singkat di media sosial, Haikal pertama-tama mengaku percaya dengan keberadaan virus corona di dunia. Sebab, beberapa waktu lalu, dia pernah mengalami langsung rasanya tersengat virus dan berjuang untuk sembuh.

“Saya pernah kena, saya pernah kena, beneran, sehingga saya yakin, virus corona itu ada,” ujar Haikal, dikutip dari akun Twitter @kalangliwoo, Rabu 21 Juli 2021.

Menariknya, seperti yang telah disinggung di awal, Haikal yakin, virus corona bukan menyebar secara natural, melainkan sengaja diciptakan. Buktinya, kata dia, virus tersebut hanya menyebar di Wuhan saja, sementara kota-kota besar lain di China cenderung aman, alias tak terdampak sama sekali.

“Itu diciptakan oleh seseorang di Wuhan, China. Uniknya, virus itu enggak menyebar ke Shanghai, enggak menyebar ke Guangzhou, enggak menyebar ke kota-kota China lain. Hanya di Wuhan saja, lalu menyebar luas ke seluruh dunia,” tuturnya.

“Berarti itu sengaja (diciptakan), sengaja! Kalau kita ingat, dulu yang namanya pandemi itu (orang-orang) berjatuhan di jalan, di kereta, di mal, atau trotar. Woah, horror banget,” lanjutnya.

Covid-19 makin ganas, Haikal Hassan minta Jokowi mundur
Lebih jauh, Haikal mengaku sedih melihat banyak masyarakat Indonesia meninggal dunia akibat Covid. Namun, pertanyaan lain kerap menghampiri kepalanya, benarkah pandemi yang terjadi sekarang benar-benar mengerikan, atau justru media dan pemerintah yang membuat segalanya kian suram?

“Sekarang (di Indonesia) sudah ada lebih 50 ribu orang yang meninggal akibat Covid-19. Kita prihatin. Tapi apakah benar virus itu seperti yang kita dengar dari pemerintah? Sebagai penguasa berita?” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Haikal juga meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai presiden. Selain itu, dia juga berharap, ada pemimpin baru yang lebih berkualitas dibandingkan yang sekarang.

“Semua tahu, saya oposisi. Sampai kapan? Sampai mati saya tetap oposisi. Pak Jokowi, mohon maaf, saya oposisi dan saya setuju pendapat yang menyarankan bapak mundur.”

“Mudah-mudahan bapak bersedia mundur dan memberikan kesempatan kepada yang lain,” kata dia.[suara]