SBY Kenang Pertama Kali Kenal Rachmawati Soekarnoputri
logo

3 Juli 2021

SBY Kenang Pertama Kali Kenal Rachmawati Soekarnoputri

SBY Kenang Pertama Kali Kenal Rachmawati Soekarnoputri


GELORA.CO - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbelasungkawa atas kepergian Rachmawati Soekarnoputri, Sabtu (3/7). Sembari berduka, ia mengenang momen pertama kali berkenalan dengan Rachmawati.

Ia bercerita bahwa perkenalannya secara pribadi dengan anak Presiden Sukarno itu terjadi sekitar 20 tahun lalu. Kala itu, Rachmawati memintanya yang sedang menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan untuk berpidato dalam acara haul Bung Karno ke-100.

"Secara khusus saya diminta untuk berbicara tentang Tri Sakti Bung Karno. Tentu dengan senang hati permintaan itu saya penuhi mengingat dahulu kala, ketika masih menjadi remaja, saya aktif dan senang mengikuti pikiran dan pidato-pidato Bung Karno," cerita SBY melalui unggahan di Facebook.

Tak hanya itu, Presiden keenam Indonesia ini juga mengingat ketika memercayakan jabatan Dewan Pertimbangan Presiden kepada Rachmawati pada 2007 hingga 2009.

"Kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh negara itu beliau jalankan dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab. Beliau melibatkan diri secara aktif, dengan antara lain memberikan pandangan, masukan, dan usulan kepada saya selaku presiden," katanya.

"Terhadap sejumlah isu nasional, nampak kalau Ibu Rachmawati memiliki kepedulian yang tinggi, serta nampak pula bahwa beliau ingin menjadi bagian dari solusi."

SBY kemudian mengungkap momen terakhir kali bertemu dengan Rachmawati pada Maret lalu di rumahnya, Cikeas.

"Beliau sengaja menemui saya sebagai wujud kepedulian serta simpati dan empati yang diberikan kepada keluarga besar Partai Demokrat, yang tengah menghadapi cobaan dan ujian sejarah. Tentu saya sangat terharu ketika masih ada yang mau dan berani bertemu dengan saya kala itu."

Pada Maret lalu, Partai Demokrat sempat menarik perhatian akibat kekisruhan internal. Semua bermula ketika Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai pada Februari.

Ia mengatakan bahwa gerakan tersebut dilakukan para elite yang berniat menyelenggarakan Konferensi Luar Biasa (KLB) untuk mengganti pimpinan Partai Demokrat.

Atas seluruh kenangan dan dukungan itu, SBY mendoakan Rachmawati mendapatkan tempat yang terbaik.

"Selamat jalan, Ibu Rachmawati, menuju ke haribaan Sang Khaliq. Semoga Ibu hidup dengan teduh dan tenang di sisi Allah, serta dalam pengampunan dan kasih sayang-Nya. Amin." (*)