Said Didu: Jika Tak Sanggup Tepati Janji, Minimal Berhentilah Berbohong
logo

2 Juli 2021

Said Didu: Jika Tak Sanggup Tepati Janji, Minimal Berhentilah Berbohong

Said Didu: Jika Tak Sanggup Tepati Janji, Minimal Berhentilah Berbohong


GELORA.CO - Eks Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya tak bisa menepati janji sebagai seorang pemimpin.

Kritikan tersebut ia sampaikan ketika menanggapi pemeberitaan media online mengenai musikus Addie MS mengaku bahwa dirinya belajar akhlak dari Jokowi.

Said Didu memberikan tanggapannya melalui akun Twitter miliknya baru-baru ini. Cuitan yang berisi tanggapannya ia bagikan pada Kamis, 1 Juli 2021.

“Jika tidak sanggup menepati janji, minimal berhentilah berbohong. Itu saja,” cuit Said Didu, dikutip terkini.id dari @msaid_didu, Jumat 2 Juli 2021.

Cuitan Said Didu kemudian dikomentari oleh salah seorang warganet yang tampak menyindir balik Said Didu.

“Pak Presiden, kasihlah orang satu ini kedudukan biar diem celoteh nya di Twitter,” tulis salah seorang warganet di kolom komentar.

Said Didu kemudian mengutip balasan warganet tersebut dengan mengatakan, “Selamat menikmati kebohongan,” balas Said Didu.

Pada cuitan lainnya, Said Didu juga mengaku heran mengapa dirinya diserang oleh pihak-pihak yang disebutnya buzzerp ngamuk ketika dirinya meminta Jokowi untuk berhenti berbohong.

“Kenapa kalau saya minta dia berhenti berbohong, buzzeRp pada ngamuk? Kira-kira kenapa?” tanyanya pada cuitan yang ia bagikan kembali.

Pertanyaan Said Didu pun kemudia dijawab oleh beberapa warganet.

“Tuannya santai saja dikritik. Anjingnya yang pada galak dan suka menggonggong,” komentar salah seorang warganet.

“Artinya para Buzzer2Rp sukanya dengan pembohong, hanya setanlah yang slalu menjerumuskan manusia  untuk melakukan kesalahan termasuk untuk berbohong, artinya Buzzer2Rp itu identik  dengan SETAN. BUZZERRp = SETAN” timpal warganet lainnya.

“ Karena buzzeRP itu Hama Demokrasi di Dunia Maya,klau di dunia Nyata jadi Sampah demokrasi yg cuma bisa hidup berharap dan menanti serta menjilat meskipun bertolak belakang dengan akal sehatnya,” terang seorang warganet. []