Rusun Nagrak Hampir Penuh Pasien COVID, Rusun Pasar Rumput Disiapkan
logo

1 Juli 2021

Rusun Nagrak Hampir Penuh Pasien COVID, Rusun Pasar Rumput Disiapkan

Rusun Nagrak Hampir Penuh Pasien COVID, Rusun Pasar Rumput Disiapkan


GELORA.CO - Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji mengatakan Rusun Nagrak yang menjadi tempat isolasi pasien COVID-19 hari ini sudah diisi 1.600 orang. 

Atas dasar itulah, pihaknya akan segera mengaktifkan tower tempat isolasi di Rusun Pasar Rumput.

"Hitungan kami kalau hitungan, kalau kecenderungan yang ada, maka dalam 4-5 hari itu sudah akan penuh di Rusun Nagrak. Maka dari itu di sore ini, kami sudah menyiapkan untuk mempersiapkan tower yang ada di Pasar Rumput demikian," kata Mulyo kepada wartawan di Tower 1 RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2021).

Mulyo kemudian berbicara perihal penambahan signifikan pasien virus Corona yang menjalani isolasi di Rusun Nagrak. Karena itulah, Rusun Nagrak pun akan segera membuka tower empat untuk diisi.

"RS Rusun Nagrak yang ketika pasar rumput yang akan segera kita aktifkan, karena hitungannya sekarang di RS Rusun Nagrak itu sudah mencapai 1.600an, ini sudah mulai mengaktifkan tower yang keempat untuk diisi," tuturnya.

Mulyo menambahkan saat ini pihaknya tengah fokus untuk persiapan rumah sakit menghadapi lonjakan pasien virus Corona. Dia menyebut belum ada pembahasan lebih lanjut terkait skema penanganan pasien Corona karena pemberlakuan PPKM mikro darurat.

"Hari ini kita hanya menyiapkan untuk persiapan rumah sakit saja, yang PPKM emergency itu nanti dibicarakan tersendiri, kami sekarang ini fokus pada menyiapkan nanti dalam rangka pada saat PPKM nanti masih ada penambahan jumlah pasien, maka kita lempar sana, kemudian tower empat tower lima, nanti kita sudah mulai akan isi pada mereka yang memiliki gejala sedang begitu," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, pemerintah menambah dua tempat isolasi pasien Corona (COVID-19), yakni di Rusun Pasar Rumput dan Nagrak. Dari dua tempat itu, pemerintah menambah tempat tidur isolasi sebanyak 7.000.

"Hal ketiga yang kita lakukan adalah menambah tempat isolasi. Kita tahu bahwa Wisma Atlet yang tadinya sekitar 5.994 sudah kita naikkan sampai ke level 7.000, tapi kemudian kasus konfirmasinya naik terus. Itu pun juga semakin hari semakin penuh. Jadi kita sudah menambah 2 tempat isolasi baru," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers, Jumat (25/6).(dtk)