Luhut: Negara Maju Nggak Rela Negara Berkembang jadi Negara Maju
logo

8 Juli 2021

Luhut: Negara Maju Nggak Rela Negara Berkembang jadi Negara Maju

Luhut: Negara Maju Nggak Rela Negara Berkembang jadi Negara Maju


GELORA.CO - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, negara-negara maju tidak ingin negara berkembang termasuk Indonesia naik level sehingga menyandang status sejajar seperti mereka.

“Kesimpulan saya, negara maju nggak mau negara berkembang jadi negara maju,” ujarnya dalam Podcast Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (8/7).

Menurutnya, negara-negara maju selalu menghalangi negara berkembang termasuk Indonesia. “Orang suruh kita hajar terus. Negara maju tidak rela negara berkembang jadi negara maju. Karena saya ngalamin gimana mereka mempersulit kita jadi negara maju. Semua kita salah ini salah. Kan kita harus survive,” ungkapnya.

Ia memaparkan, semua negara maju ingin memanfaatkan negara berkembang untuk kepentingan mereka. “Dia mau semua supaya hasil buminya ini diambil diolah di tempat dia, nanti dijual ke kita. Jadi, kita hanya tempat nampungnya doang. Sampahnya aja,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Luhut, saat ini pemerintah sedang gencar melakukan hilirisasi industri. Artinya Indonesia mengolah bahan baku di Tanah Air menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Makanya saya hilang kami juga ingin menikmati hasil olahan hasil kami,” imbuhnya.

Meski begitu, Luhut menyadari akan ada banyak pihak asing yang tidak suka dengan hilirisasi Indonesia. Namun, hal itu harus dilakukan agar masa depan Tanah Air menjadi lebih baik dan tidak ketergantungan dengan impor

“Soal hilirisasi saya bilang ke Pak Jokowi, ‘Ini nanti banyak loh Pak yang nggak suka.’ (Beliau bilang) Lawan aja. Melawan negara besar ya dengan bermain cerdas,” katanya.[jpc]