Demo Bandung adalah Akumulasi Kekecewaan pada Kegagalan Pemerintah Lindungi Rakyat

Demo Bandung adalah Akumulasi Kekecewaan pada Kegagalan Pemerintah Lindungi Rakyat

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Aksi mahasiswa dan para pengemudi ojek online (ojol) di Bandung merupakan bentuk luapan kekecewaan yang lama mengendap akibat pemerintah gagal melindungi rakyat kecil dari pandemi Covid-19.

Kebijakan yang pemerintah dianggap keliru, lantaran sebaran Covid-19 tidak kunjung mereda sekalipun kegiatan masyarakat sudah dibatasi secara ketat.  

Puncaknya, kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang membatasi kegiatan masyarakat secara ketat dinilai tidak akan berhasil. Sebaliknya, rakyat justru akan terjerumus dalam lubang kesulitan ekonomi akibat tidak bisa beraktivitas mencari nafkah.  

"Demo di Bandung adalah akumulasi akibat kegagalan pemerintah melindungi rakyat kecil yang terdampak akibat kebijakan PPKM. Penanganan Covid-19 selama 1,5 tahun ini keliru strategi dan salah skala prioritas," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/7).

Menurutnya, jika aksi protes serupa menjalar ke daerah lain dalam waktu dekat ini, berarti tanda bahwa korban kebijakan PPKM telah meluas di seluruh Indonesia.

Artinya lagi, rakyat menginginkan ada perubahan yang mendasar dan radikal agar Indonesia bisa segera keluar dari krisis akibat pandemi COvid-19.

“Itu maknanya ada semacam keinginan rakyat untuk melakukan perubahan,” tutupnya. [rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita