Corona di Yogya Makin Menggila! Kasus Baru Hari Ini Tembus 922
logo

2 Juli 2021

Corona di Yogya Makin Menggila! Kasus Baru Hari Ini Tembus 922

Corona di Yogya Makin Menggila! Kasus Baru Hari Ini Tembus 922


GELORA.CO - Sehari sebelum penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, penambahan kasus virus Corona atau COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin menggila.

 Jumlah kasus baru Corona di DIY hari ini kembali pecah rekor dengan 922 kasus.

"Kasus positif bertambah sebanyak 922 kasus. Sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 62.276 kasus," kata Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji, kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Jumlah kasus baru terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman yakni 308 kemudian disusul dari Kota Yogyakarta dengan 284 kasus. Sedangkan selanjutnya yakni Kabupaten Bantul dengan 200 kasus, Kulon Progo 92 kasus, dan Kabupaten Gunungkidul 92 kasus.

"Dari riwayat kasus terkonfirmasi positif, periksa mandiri 208 kasus, tracing kontak kasus positif 672 kasus, screening karyawan kesehatan 15 kasus dan belum ada info 27 kasus," katanya.

Kasus Aktif Mencapai Lebih dari 11.000
Selanjutnya jumlah kasus baru sembuh Corona hari ini mencapai 353 kasus sehingga total kasus sembuh di DIY mencapai 49.251.

Persebaran kasus baru sembuh Corona di atas yakni di Kota Yogyakarta 63 kasus, Kabupaten Bantul 146 kasus, Kabupaten Kulon Progo 47 kasus, Kabupaten Gunungkidul 20 kasus, dan Kabupaten Sleman 77 kasus.

"Kasus meninggal bertambah 24 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 1.620 kasus," jelasnya.

Dari tambahan 992 kasus positif Corona, jumlah kasus aktif di DIY menembus 11.405.

"Untuk BOR non-kritikal naik 93,62 persen dengan jumlah bed yang terpakai 1.072 dari 1.145 bed. Kemudian BOR kritikal, dari 140, terpakai 84 atau 60 persen," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan kepada sektor usaha non-esensial untuk mematuhi aturan yang berlaku selama masa PPKM Darurat 3-20 Juli 2021. Jika tak patuh, Sultan menegaskan akan mengambil tindakan.

"Tutup ya tutup. Ya kalau tidak kita ambil tindakan," jelas Sultan kepada wartawan usai rapat koordinasi bersama dengan kepala daerah se-DIY di Kompleks Kepatihan, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, hari ini.

Sultan mengimbau kepada seluruh warga DIY agar bisa membangun kesadaran akan adanya ancaman dari COVID-19. Dia meminta warga untuk tetap berada di dalam rumah. "Masyarakat harus bisa menahan diri untuk tinggal di rumah," katanya.(dtk)