Tangis Pecah! Dalam Kondisi Hamil, Seorang Perawat di Bekasi Meninggal karena Covid-19
logo

25 Juni 2021

Tangis Pecah! Dalam Kondisi Hamil, Seorang Perawat di Bekasi Meninggal karena Covid-19

Tangis Pecah! Dalam Kondisi Hamil, Seorang Perawat di Bekasi Meninggal karena Covid-19


GELORA.CO - Viral di media sosial seorang tenaga kesehatan meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Yang memilukan, almarhumah meninggal dalam kondisi hamil anak kedua.

Video proses pemulasaran jenazahnya viral di media sosial TikTok.

Videonya diunggah oleh akun @perawatbnnkkrw pada Kamis (24/6/2021) hari ini.

Dalam video tersebut, terlihat tiga orang dengan pakaian APD lengkap mendorong seorang jenazah di sebuah halaman rumah sakit.

Ternyata, jenazah tersebut merupakan nakes yang bekerja di sebuah rumah sakit di daerah Bekasi, Jawa Barat.

Di sekitar halaman rumah sakit, terlihat beberapa orang memakai masker dan berjaga jarak ikut bersedih menyaksikannya.

"Ini temen aku sekaligus sebagai nakes dan pahlawan covid di sebuah salah satu RS daerah Bekasi," tulis akun @perawatbnnkkrw dalam video.

Dari keterangan lebih lanjut, nakes tersebut rupanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Ia diketahui meninggal dunia dalam kondisi hamil.

"Dia sedang hamil, namun harus tetap bekerja di masa pandemi karena sudah menjadi kewajiban seorang nakes," tulisnya.

Lalu, satu di antara tiga orang pria yang mendorong jenazahnya, terlihat begitu sedih hingga menangis sesenggukan.

Bahkan, ia sampai berjongkok di samping jenazah seperti tak kuasa menahan tangisnya.

Raut wajah kepedihan pun jelas terlihat darinya.

Diketahui, pria tersebut adalah suami dari jenazah Covid-19 yang meninggal dunia dan merupakan seorang nakes.

"Yang jongkok itu suaminya, Ners S yang tabah ya ronnnn. Gimana nyeseknya ditinggal istri + adik bayi dalam kandungan," tambahnya.

Kemudian, dalam akhir video, akun @perawatbnnkkr menuliskan doa agar jenazah sang nakes meninggal dunia dengan husnul khotimah.

Ia juga berterimakasih karena mendiang nakes tersebut telah berjuang menjadi pahlawan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Semoga Teh Is husnulkhatimah aamiin, dan insyaallah syahid. Terima kasih sudah menjalankan peran nakes dan pahlawan covid, tugasmu sudah selesai. Allah lebih sayang Teh Is dan adik bayi," ungkapnya.

Kisah nakes di Bekasi meninggal dunia karena Covid-19 saat sedang hamil viral di media sosial.

Kini, video yang berisi tentang penghormatan terakhir kepada nakes yang meninggal dunia dalam keadaan hamil itu viral di media sosial.

Hingga Kamis (24/6/2021) malam, video tersebut sudah ditonton lebih dari 4,3 juta kali.

Video tersebut juga disukai lebih dari 306 ribu kali dan mendapat lebih dari 6 ribu komentar dari warganet.

Banyak warganet yang ikut berduka dan mendoakan kepergian pahlawan di masa pandemi ini.

Ada juga yang menulis agar orang-orang yang meremehkan Covid-19 bisa melihat video tersebut.

"Ya Allah, hadiahkan surga untuk perjuangannya. Amiiin," tulis akun @dr.ariefbudiman996.

"Inalillahi wainailaihi rojiun, surga tempatmu mba jadi bidadari di surga," kata akun @Sylvia.

"Sakit hati lihat ginian. Kek gini masi banyak yang anggep covid gada, gapake masker kemana-mana. please lah buka mata buka telinga," tambah akun @jinjijara.

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah video yang ingin identitasnya disembunyikan ini membenarkan ceritanya.

Ia menuturkan, nakes yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 saat sedang hamil itu adalah teman kuliahnya.

Menurutnya, mendiang nakes yang akrab disapa Teh Is itu merupakan Bidan di salah satu rumah sakit di Bekasi, Jawa Barat.

Sementara, suaminya yang bernama Roni merupakan seorang perawat.

"Roni juga teman saya, itu Roni suaminya Teh Is, dan sama-sama nakes," katanya saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (24/6/2021).

Ia mengungkapkan, Teh Is meninggal dunia saat sedang mengandung anak keduanya pada Rabu (23/6/2021) kemarin.

Ia pun ikut berduka dan merasa sedih kala mengetahui kabar tersebut.

Meski tidak bekerja di tempat yang sama, ia mengaku mendapat video saat jenazah Teh Is diberi penghormatan terakhir oleh para nakes, dari grup kelasnya saat kuliah.

Namun, rangkaian kata dalam video yang diunggahnya di TikTok itu merupakan tulisannya sendiri.

Bahkan, ia sampai ikut menangis kala menulisnya. 

"Kalau video aku dapet dari grup kelas waktu kuliah, kalau (tulisan) yang di TikTok itu murni aku yang buat, bahkan sambil nangis waktu buatnya," ujarnya.

Di sisi lain, ia tidak mengetahui sudah berapa lama mendiang Teh Is berjuang melawan Covid-19.

Pun dengan kemungkinan mendiang Teh Is terpapar Covid-19 saat sedang bertugas merawat pasien.

"Saya kurang tahu karena saya hanya teman kuliahnya saja, tidak bekerja satu RS," pungkasnya. []