Panci Disinggung, Roy Suryo Sebut Konten Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray Tidak Mendidik Masyarakat Indonesia
logo

11 Juni 2021

Panci Disinggung, Roy Suryo Sebut Konten Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray Tidak Mendidik Masyarakat Indonesia

Panci Disinggung, Roy Suryo Sebut Konten Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray Tidak Mendidik Masyarakat Indonesia


GELORA.CO - Roy Suryo menyebut, konten Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray sama sekali tidak mendidik untuk masyarakat Indonesia.

Pasalnya, konten video keduanya disebut Roy penuh dengan caci maki dan fitnah.

Itu dikatakan mantan Menpora era Presiden SBY itu usai melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya, Jumat (4/6/2021).

“Isinya sama sekali tidak memberikan citra yang bagus untuk para YouTuber atau pun para pegiat sosial karena isinya penuh caci maki dan fitnah,” ucap Roy.

Video yang dimaksud Roy adalah yang diunggah di di kanal @Pra-Kontro 2045 TV di YouTube pada 29 Mei 2021.

Konten video itu berjudul “Eko Kuntadhi dan Mazdjo Dewa Panci Roy Suryo Bikin Ulah Lagi (Pra Kontro #36)”.

Karena itu, mantan petinggi Partai Demokrat tersebut akhirnya memutuskan melaporkan Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray.

“Dengan segala hormat, saya terpaksa harus melaporkan lagi karena ada seorang buzzer belakangnya pakai RP mengunggah konten yang sangat tidak mendidik untuk masyarakat Indonesia,” kata Roy.

Roy juga mengaku tak sengaja melihat video berdurasi 18 menit 18 detik itu.

Saat itu, video dimaksud sudah ditonton oleh 227 ribu orang lebih.

“Kami sebenarnya ingin mendokumentasikan berita kasus LA (Lucky Alamsyah) sebelumnya, tetapi secara kebetulan ada tayangan ini,” kata dia.

Roy juga menyebut bahwa video konten tersebut menceritakan kejadian insiden kecelakaan antara mobilnya dengan mobil Lucky Alamsyah.

Akan tetapi, sambungnya, apa yang disampaikan keduanya adalah versi menyalahkan dirinya.

Selain itu, kata Roy, Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray juga menyinggung soal kasus panci.

“Diputarbalikkan fakta dan bahkan dia sengaja menyebut beberapa kasus lain. Terpaksa saya harus cerita, kasus panci,” tandas Roy.[psid]