Habib Rizieq di Mata Media Malaysia: Sosok Pemimpin Islam Kharismatik
logo

25 Juni 2021

Habib Rizieq di Mata Media Malaysia: Sosok Pemimpin Islam Kharismatik

Habib Rizieq di Mata Media Malaysia: Sosok Pemimpin Islam Kharismatik


GELORA.CO - Persidangan Rizieq Shihab yang digelar pada Kamis kemarin, 24 Juni 2021, rupanya tak hanya mencuri perhatian publik Tanah Air.

Faktanya, sejumlah media asing dari sejumlah negara turut memberitakan persidangan Rizieq.

Mulai dari media Jepang, Malaysia, hingga Prancis. Mereka ikut menulis perihal persidangan sang mantan pentolan FPI.

Sebut saja di antaranya ada Nikkei Asia (Jepang), kantor berita internasional yang berpusat di Prancis, AFP, dan New Straits Times Malaysia.

Nah, berbicara soal media Malaysia, rupanya Rizieq Shihab dinarasikan dengan pujian khusus, yaitu sebagai sosok pemimpin Islam kharismatik.

Tak hanya itu, Rizieq juga digambarkan sebagai sosok yang dikenal banyak publik di Indonesia karena sering menargetkan klub malam dan tempat-tempat tidak bermoral.

“… Pemimpin Islam kharismatik itu kembali ke Indonesia tahun lalu setelah melarikan diri ke Arab Saudi pada 2017 ketika polisi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pornografi. Tuduhan itu telah dibatalkan,” tulis media luar tersebut, sebagaimana dilansir dari Hops.id pada Jumat, 25 Juni 2021.

Dalam berita mereka juga disebutkan jikalau Rizieq Shihab ditangkap atas tuduhan terkait kerumunan pada Desember lalu usai polisi Jakarta menembak mati enam pengikut FPI dalam serangkaian baku tembak di jalan raya.

Polisi ketika itu menggambarkan penembakan dilakukan karena tindakan membela diri, tetapi klaim tersebut dibantah oleh kelompok FPI.

“Ulama tersebut adalah salah satu tokoh utama di balik demonstrasi massal pada tahun 2016 melawan Gubernur Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama, atas tuduhan bahwa ia menghina Alquran. Basuki yang beragama Kristen divonis dua tahun penjara karena penodaan agama,” bunyi berita itu lagi.

Sebagai informasi, Rizieq Shihab dijatuhi hukuman penjara empat tahun karena menyatakan dalam video viral bahwa ia sehat, meskipun mengetahui bahwa hasil tes menunjukkan dirinya ‘mungkin’ terinfeksi virus. (*)