Geger Harimau Mangsa Sejumlah Kambing di Siak, Warga Khawatir

Geger Harimau Mangsa Sejumlah Kambing di Siak, Warga Khawatir

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Dua ekor kambing ditemukan mati oleh warga di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Kambing tersebut mati diduga karena dimangsa harimau.

Penemuan kambing mati itu lantas mengkhawatirkan warga Teluk Lanus. Mereka kemudian mengadu Ketua DPRD Siak, Azmi.

"Iya, warga Teluk Lanus lapor ke saya bahwa hewan buas tersebut telah memangsa hewan ternak warga. Tentu ini sudah mengkawatirkan," kata Azmi kepada Riauonline.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (26/6/2021).

Azmi mengatakan, dari laporan warga, harimau sumatera itu memangsa ternak warga dua hari berturut-turut di akhir pekan ini.

"Intinya, kita minta tolong ke BBKSDA Riau menyikapi laporan warga, supaya hal serupa tidak terjadi lagi. Takutnya, karena hewan buas itu sudah masuk kampung, dikawatirkan nantinya korban berikutnya bukan lagi ternak, melainkan warga," ungkap dia.

Diketahui, sebelumnya video penampakan seekor harimau sumatera beredar di media sosial. Harimau itu diketahui muncul di kawasan perkebunan PT Triomas, Kampung Teluk Lanus, Sungai Apit, Siak.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono mengungkapkan bahwa video tersebut telah beredar dari tanggal 5 April 2021, dikirim oleh manajemen perusahaan perkebunan.

“Pengambil video adalah pekerja kebun yang berada di mess pekerja. Dari hasil pengecek di lokasi, diketahui harimau tersebut berjenis kelamin jantan dengan usia remaja,” ucap Suharyono pada Rabu (9/6/2021).

Ia mengungkapkan bahwa dari hasil pengecekan tim di lokasi, diketahui harimau tersebut sedang belajar berburu mangsa.

“Aktivitas harimau remaja ini adalah sedang belajar berburu mangsa. Daerah tersebut masuk kedalam lanskap semenanjung Kampar, dimana merupakan habitat Harimau Sumatera di Provinsi Riau,” jelas dia.

Namun belum diketahui, apakah kemunculan harimau di Teluk Lanus dengan harimau mangsa ternak warga merupakan harimau yang sama.[sc]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita