Yahya Waloni: Bangsa Yahudi dari Nenek Moyangnya Kepala Batu, Sampai Kapan pun Tetaplah Biadab!
logo

24 Mei 2021

Yahya Waloni: Bangsa Yahudi dari Nenek Moyangnya Kepala Batu, Sampai Kapan pun Tetaplah Biadab!

Yahya Waloni: Bangsa Yahudi dari Nenek Moyangnya Kepala Batu, Sampai Kapan pun Tetaplah Biadab!


GELORA.CO - Pendakwah Yahya Waloni tampaknya tak ingin ketinggalan membahas konflik panas yang melibatkan Palestina dan Israel belakangan ini.

Dalam sebuah tayangan video yang diunggah di kanal YouTube Termometer Islam, Yahya Waloni mengomentari soal Israel dan orang-orang Yahudi. 

Video berdurasi 25 menit 55 detik tersebut diunggah pada Senin, 17 Mei 2021, dengan judul ‘Komentar dan Doa Ust Yahya Waloni untuk Palestina’. 

Menurutnya, apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina merupakan fenomena yang menghina kredibilitas agama Islam. 

“Ini merupakan sebuah fenomena yang sangat mencederai, bahkan menghina kredibilitas suatu agama, yaitu Islam,” ujar Yahya Waloni, seperti dikutip terkini.id pada Senin, 24 Mei 2021.

Yahya kemudian menyinggung Israel yang ia sebut hanya berkamuflase di tengah dunia dan bertingkah seolah-olah bangsa pilihan Tuhan.

“Bangsa Yahudi atau Israel menamakan diri mereka Israil, tapi nama ini cuma merupakan sebuah kamuflase untuk mendudukkan posisi mereka agar menjadi muslihat di tengah bangsa ini, di tengah dunia bahkan,” tutur Yahya Waloni. 

“Mereka seolah-olah adalah bangsa pilihan Tuhan,” sambungnya.

Yahya Waloni mengklaim bahwasanya Israel merupakan bangsa berpuluh-puluh abad yang memiliki watak ‘kepala batu’ bahkan sejak nenek moyangnya. 

“Bangsa ini dari nenek moyangnya bangsa kepala batu yang tidak pernah taat, yang tidak pernah menerima kekuasaan kekuatan militer dari Allah SWT.”

Kemudian di akhir video, Yahya Waloni menutup opininya dengan mengatakan bahwa konflik yang terjadi di antara Palestina dan Israel merupakan persoalan kemanusiaan dan kebiadaban.

“Persoalan yang terjadi ini adalah persoalan kemanusiaan, kebiadaban Bani Israel. Bangsa ini sampai kapan pun tetaplah biadab!” pungkas Yahya Waloni. []
close
Subscribe