Penampakan Rundown Acara Puan Tak Undang Ganjar Ditulis: Kecuali Gubernur

Penampakan Rundown Acara Puan Tak Undang Ganjar Ditulis: Kecuali Gubernur

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tidak diundang dalam acara yang dihadiri Ketua DPP PDIP Puan Maharani di kantor DPD PDIP Jateng. 

Kemudian beredar foto draft rundown acara yang bertuliskan tamu tatap muka yaitu kepala daerah dan wakilnya yang merupakan kader, kecuali gubernur.

Draft rundown yang beredar itu merupakan susunan acara Ketua DPP PDIP, Puan Maharani di kantor PDIP Jateng sekaligus pemberian arahan kepada struktur partai dan inspeksi rangkaian penutupan HUT PDIP.

Dalam draft itu disebutkan 100 tamu yang hadir tatap muka terdiri dari DPR RI Jateng, DPD Jateng, DPRD Jateng, kepala daerah dan wakil di Jateng yang merupakan kader. Di akhirnya ada tanda kurung dengan tulisan 'kecuali gubernur'.

Foto draft rundown acara Puan Maharani yang tak undang Ganjar Pranowo, Semarang.
Foto draft rundown acara Puan Maharani yang tak undang Ganjar Pranowo, Semarang. 


Sumber detikcom yang enggan disebutkan namanya membenarkan soal draft tersebut.

"Betul memang seperti itu," kata sumber tersebut kepada detikcom, Minggu (23/5/2021).

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hanya menjawab singkat saat dikonfirmasi soal acara yang digelar hari Sabtu (22/5) kemarin itu.

"Iya (tidak diundang)," kata Ganjar.

Ganjar Disebut Sudah Kelewatan

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto menjelaskan soal tidak diundangnya Ganjar. Ia menyebut Ganjar sudah kelewatan.

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, aja keminter (kalau kamu pintar, jangan bersikap sok pintar)," tegas Bambang usai acara, Sabtu (23/5) malam.

DPD PDIP Jateng, lanjut Bambang, sudah memberikan sinyal jika sikap Ganjar yang terlalu ambisi dengan jabatan presiden tidak baik. Di satu sisi, belum ada instruksi dari Ketua Umun Megawati Soekarnoputri. Di sisi lain itu tidak baik bagi keharmonisan partai yang wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum. Hal ini ditengarai dengan tingginya intensitas Ganjar di medsos dan media. Bahkan Ganjar sampai rela menjadi host di YouTubenya.

"Wis tak kode sik. Kok soyo mblandang, ya tak rodo atos. Saya dibully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya,'' ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu.

Saat ditanyakan apakah Ganjar sudah menyatakan terang-terangan akan nyapres, Bambang menegaskan orang politik sudah paham arahnya.

"Kalau dia menjawab, 'saya kan tidak mengatakan mau nyapres', ya kalau bicaranya pada tingkat ranting partai, ya silakan. Tapi kalau dengan orang politik, ya pasti sudah paham arahnya ke mana," katanya.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita