Anies Keren Kalau Dilamar Partai Nasionalis dan Wakilnya Tokoh Islam
logo

23 Mei 2021

Anies Keren Kalau Dilamar Partai Nasionalis dan Wakilnya Tokoh Islam

Anies Keren Kalau Dilamar Partai Nasionalis dan Wakilnya Tokoh Islam


GELORA.CO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang tengah memiliki panggung besar untuk bisa melenggang di Pilpres 2024 mendatang. Terlebih lagi jika kerja nyatanya mendapat apresiasi dari publik.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menanggapi hasil survei teranyar yang dirilis ARSC. Survei ini menempatkan nama Anies di atas Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon yang dipilih rakyat saat pilpres.

Hendri Satrio, yang juga merupakan pendiri lembaga survei Kedaikopi menjelaskan bahwa di hasil surveinya juga menunjukan hal tang tidak berbeda. Ini lantaran Anies memang sedang memiliki panggung untuk memupuk elektabilitas.

“Ya sekarang panggungnya memang lagi bagus untuk Anies dan dia mudah untuk melakukan berbagai hal yang bisa dilihat oleh masyarakat sebagai gubernur ibukota," ucap Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/5).

Namun demikian, Hendri Satrio menolak jika Anies dianggap sudah di atas angin. Sebab perjalanan menuju pilpres masih panjang. Sementara Anies juga akan menanggalkan jabatan sebagai gubernur pada tahun depan.

“Perjalanannya masih jauh. Mending konsentrasi untuk melakukan kerja-kerja baik," katanya.

Terlepas dari itu, Hensat sapaat akrabnya, menilai bahwa kerja-kerja baik Anies pasti akan membuahkan hasil. Jika elektabilitas tetap moncer, maka bukan tidak mungkin partai akan melirik.

Agar Anies menjadi calon yang mendapat dukungan rakyat, Hensat menyarankan agar mantan Mendikbud itu maju dari partai nasionalis. Di satu sisi, Anies juga harus menggandeng tokoh agama yang merepresentasikan Islam sebagai wakilnya.

“Dilamar mah iya, tapi yang lebih keren itu kalau Anies dilamar dengan partai nasionalis. Wakilnya nanti dari yang agama itu keren,” tutupnya. []
close
Subscribe