30 Relawan Laskar Agung Macan Ali Cirebon akan Diberangkatkan Ke Palestina
logo

21 Mei 2021

30 Relawan Laskar Agung Macan Ali Cirebon akan Diberangkatkan Ke Palestina

30 Relawan Laskar Agung Macan Ali Cirebon akan Diberangkatkan Ke Palestina


GELORA.CO - Markas Laskar Agung Macan Ali Kesultanan Cirebon membuka pendaftaran untuk menjadi relawan peduli kemanusiaan yang akan diberangkatkan ke Palestina.

Pendaftaran Relawan Peduli Palestina dibuka sejak Rabu 19 mei hingga tanggal 1 Juni mendatang bertempat di Markas Besar Laskar Macan Ali Kesultanan Cirebon, Jalan Alun-alun Timur Keraton Kasepuhan Cirebon. 

"Dari Rabu kemarin hingga sekarang, baru 16 Warga Cirebon yang sudah mendaftarkan dirinya untuk siap diberangkatkan ke Palestina," kata Ketua Posko Relawan Kemanusiaan Palestina Cirebon Prabu Diaz pada Jumat (21/05/2021)

Dijelaskan Prabu Diaz, untuk jumlah relawan yang akan diberangkatkan ke Palestina sebanyak 30 orang yang telah memenuhi syarat pendaftaran. Mereka yang diberangkatkan nantinya tidak terlibat dalam aksi perang, melainkan untuk membantu aksi kemanusiaan di Palestina.

"Mereka yang kita berangkatkan nanti, bukan untuk berperang, tapi menjadi relawan untuk tim kesehatan, juru masak, dan menghibur anak anak Palestina, "katanya.

Mereka yang mendaftar dan lolos administrasi, lanjut Prabu Diaz, akan menjalani bimbingan teknis (bimtek) selama 10 hari di Cirebon. Kemudian menjalani pemeriksaan jasmani dan rohani serta kesehatan.

"Mereka yang lolos, akan diminta persetujuan dari keluarganya dan mengikuti bimtek selama 10 hari, dan menjalani beberapa pemeriksaan, "katanya.

Untuk akomodasi, dijelaskan Prabu Diaz, pihaknya akan menanggung semua akomodasi para relawan yang akan diberangkatkan ke Palestina dan tidak bekerjasama dengan sponsor manapun.

"Dana untuk para relawan, murni subangsi dari seluruh relawan yang ada di Indonesia khususnya dari wilayah Cirebon.

Pemberangkatan para relawan peduli Palestina ini, lanjut Prabu Diaz pihaknya bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah, Palang Merah Dunia, PMI, dan Kedubes Indonesia. 

"Proses pemberangkatannya, kita koordinasi dengan Kedubes Indonesia. Dan mereka juga akan berada di sana hanya selama tiga bulan, "katanya.[sc]
close
Subscribe