Marzuki Alie Bangga Dipecat, PD Anggap Tidak Konsisten

Marzuki Alie Bangga Dipecat, PD Anggap Tidak Konsisten

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Marzuki Alie mengaku bangga telah dipecat oleh Partai Demokrat (PD). PD menilai pernyataan Marzuki Alie tidak konsisten.

"Menurut saya, pernyataan yang bersangkutan menunjukkan ketidakkonsistenan atas pernyataannya sendiri. Menyatakan bangga dipecat tapi kemudian akan menempuh jalur hukum soal pemecatan ini," kata Wasekjen PD Ossy Dermawan kepada wartawan, Sabtu (27/2/2021).

Ossy pun mempertanyakan alasan Marzuki yang mengaku bangga dipecat tapi berencana membawa persoalan ini ke jalur hukum. Ia menilai Marzuki Alie pernyataan Marzuki Alie tidak jelas.

"Jadi apa yang sesungguhnya ada di benaknya? Tidak jelas kan?" katanya.

Lebih lanjut Ossy juga membantah pernyataan Marzuki Alie yang menyebut telah dipecat oleh para perampok partai. Ia memastikan istilah 'perampok partai' yang merujuk ke DPP PD saat ini tidak benar.

"Pernyataan tersebut tidak benar. Biasalah namanya terpojok, pasti narasi pembelaannya seperti itu. Dan statement seperti itu justru makin menegaskan karakter aslinya seperti apa. Saya pastikan bahwa hal tersebut tidak benar," tegasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat memutuskan memecat Marzuki Alie sebagai kader karena dinilai terbukti berkelakuan buruk. Marzuki Alie pun justru mengaku bangga dipecat sebagai kader PD.

"Saya bangga dipecat oleh orang-orang yang nggak beres, para perampok partai, para tukang palak, nggak malu saya (dipecat)," kata Marzuki kepada wartawan, Jumat (26/2).

Tak tinggal diam, Marzuki Alie mengaku akan membawa pemecatannya ke ranah hukum. Bahkan dia juga berencana melaporkan orang-orang yang memfitnahnya terlibat isu kudeta, salah satunya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Kita pasti tegakkan. Artinya kita dari sisi itu, yang harusnya dipecat itu dia (SBY). Kita akan lakukan itu (upaya hukum). Nggak mungkin nggaklah. Kita tunggu SK-nya. Kalau nggak ada SK-nya, bohong saja. Itu satu, yang memfitnah saya akan laporkan," terang Marzuki.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita