Setelah Seaglider Kini Puing Roket China, DPR: Jangan Sampai Kecolongan
logo

7 Januari 2021

Setelah Seaglider Kini Puing Roket China, DPR: Jangan Sampai Kecolongan

Setelah Seaglider Kini Puing Roket China, DPR: Jangan Sampai Kecolongan


GELORA.CO - Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan meminta TNI, Polri melakukan investigasi atas temuan puing roket yang diduga milik China oleh warga di perairan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. 

“Puing ini mengindikasikan sebuah insiden telah terjadi pada pesawat tersebut. Apalagi ada sisa-sisa kebakaran di beberapa elemen yng ditemukan. Jadi kita memang harus menunggu kepastian hasil investigasi forensik kepolisian setempat,” kata Farhan saat dihubungi, Rabu 6 Januari 2021.

Politikus Partai Nasdem ini menambahkan, selain itu Kementerian Luar Negeri melakukan konfirmasi dengan pemerintah RRC terkait temuan puing-puing pesawat ini. Karena di puing pesawat tersebut ditemukan logo China National Space Administration (CNSA).

“Maka Kemlu harus membuka komunikasi dengan Kedubes RRC untuk memastikan apakah logo CNSA itu merupakan logo resmi lembaga negara milik pemerintah RRC. Lalu meminta penjelasan mengapa ada puing tersebut di Kalimantan Tengah,” kata dia. 

Sambil menunggu hasil investigasi dan komunikasi dengan pihak RRC, Farhan meminta semua menyikapi temuan serpihan pesawat ini dengan bijak. 

“Kita harus bijak menyikapi dengan tidak melakukan reaksi yang tidak perlu kepada pemerintah RRC sebelum semuanya clear. Namun, komunikasi dengan mereka harus dilakukan dengan transparan agar tidak memancing berbagai spekulasi,” tuturnya.

Selain itu, kepada pemerintah, selain melakukan investigasi, ia mendorong lembaga-lembaga yang mempunyai otoritas penerbangan di Indonesia dan TNI AU untuk menjelaskan temuan ini serta fenomenanya penemuan puing pesawat ini.

“Jangan sampai kita kecolongan, karena dalam jangka waktu singkat ini, tiba-tiba kita menemukan benda-benda janggal yang terindikasi milik asing yang masuk wilayah Indonesia,” katanya. (*)