Sosok Adi Utarini-Tri Mumpuni, 'Srikandi' Ilmuwan yang Dibanggakan Jokowi
logo

20 Desember 2020

Sosok Adi Utarini-Tri Mumpuni, 'Srikandi' Ilmuwan yang Dibanggakan Jokowi

Sosok Adi Utarini-Tri Mumpuni, 'Srikandi' Ilmuwan yang Dibanggakan Jokowi


GELORA.CO -Presiden Joko Widodo (Jokowi) membanggakan dua ilmuwan wanita yang prestasinya diakui dunia. Mereka adalah Adi Utarini dan Tri Mumpuni.
Sosok kedua ilmuwan wanita ini dipamerkan Jokowi melalui akun Instagramnya, Minggu (20/12/2020). Adi Utarini dan Tri Mumpuni memang sudah malang melintang di bidang keilmuwan masing-masing.

Dikutip dari situs resmi Universitas Gajah Mada, Adi Utarini merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tahun 1989. Dia menyelesaikan Master of Science di bidang Maternal and Child Health dari University of College London pada tahun 1994 (British Council Awards), Master of Public Health pada tahun 1998 dan Doktor Philosophy dari Umea University Swedia pada tahun 2002 (STINT dan TDR Awards).


sebagai Profesor di Kesehatan Masyarakat. Dalam proses pembelajaran, ia mengampu mata kuliah Kebijakan dan Manajemen Mutu dan Metode Penelitian. Di bidang mutu pelayanan, dia pernah memimpin kompartemen Mutu di organisasi Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia dan Editor Utama the Journal of Hospital Accreditation yang diterbitkan oleh KARS bersama PKMK UGM.

Selain itu, dia juga menjadi anggota Dewan Penelitian Nasional dan pernah berperan sebagai Wakil Dekan untuk penelitian, pengabdian masyarakat dan kolaborasi di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (2012-2016). Selain aktif di dunia akadamik, dia juga dikenal hobi bermain piano, tenis meja, dan sbersepeda.

Sosok Tri Mumpuni juga tak kalah mengagumkan. Dalam pertemuan para wirausaha dari negara-negara muslim yang bertajuk Presidential Summit on Entrepreneurship pada 27 April 2010, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama secara khusus menyebut langsung nama Tri Mumpuni. Dia adalah seorang wirausahawati sosial dari Indonesia yang sukses mengembangkan pembangkit-pembangkit listrik di daerah terpencil.

Dalam catatan detikcom, wanita berjilbab ini telah membuat sekitar 61 desa terpencil yang awalnya gelap gulita menjadi terang benderang melalui Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (Ibeka).

Tri Mumpuni bersama suaminya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai sumber energi listrik bagi wilayah yang belum terjangkau atau sulit dijangkau oleh PLN dengan memanfaatkan potensi energi air di wilayah setempat untuk menggerakkan turbin.

Wanita kelahiran Semarang, 6 Agustus 1964 sering dijuluki 'wanita listrik'. Akibat jasa tersebut, Tri berhasil mendapatkan Nobel atau award Ashden Awards 2012. Asdhen adalah lembaga swadaya masyarakat Inggris yang terlibat dalam energi ramah lingkungan. Pangeran Charles menjadi salah seorang penaung Ashden Awards.

Salah satu desa yang berhasil dibuat Tri menjadi terang benderang adalah Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Puluhan tahun warga desa hidup tanpa listrik, bahkan untuk mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari membutuhkan waktu 7 jam.

Sebelumnya, Jokowi membanggakan kedua ilmuwan ini di Instagram. Dia mengatakan, Adi Utarini masuk dalam daftar 10 orang yang membantu pengembangan ilmu pengetahuan di dunia tahun ini berdasarkan Nature. Nature merupakan jurnal ilmiah yang berbasis di Inggris.



Sementara, Tri Mumpuni masuk dalam 22 ilmuwan muslim yang berpengaruh. Daftar itu diterbitkan oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre.
"Prof. dr. Adi Utarini, MSc, MPH, PhD masuk daftar 'Nature's 10: Ten People Who Helped Shape Science in 2020' dari jurnal ilmu pengetahuan Nature. Sementara Tri Mumpuni, Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), termasuk 22 Most Influential Muslim Scientists dalam daftar The 500 Most Influential Muslims yang diterbitkan Royal Islamic Strategic Studies Centre," tuturnya.


Atas prestasi keduanya, Jokowi pun mengaku bangga. Dia berharap, prestasi Adi Utarini dan Tri Mumpuni dapat menjadi contoh bagi generasi muda Indonesia.

"Saya ikut bangga dan sangat mengapresiasi prestasi serta sumbangsih Ibu Prof. Adi Utarini dan Ibu Tri Mumpuni. Semoga menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk semakin giat menekuni ilmu pengetahuan dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan kehidupan umat manusia," pungkas Jokowi.(dtk)
close
Subscribe