Sembuh dari Corona, Dewi Perssik Alami Gejala Ruam-ruam di Wajah dan Tubuhnya
logo

24 Desember 2020

Sembuh dari Corona, Dewi Perssik Alami Gejala Ruam-ruam di Wajah dan Tubuhnya

Sembuh dari Corona, Dewi Perssik  Alami Gejala Ruam-ruam di Wajah dan Tubuhnya


GELORA.CO -  Dewi Perssik mengatakan ia baru saja sembuh dari Covid-19. Kabar ini sebenarnya menjawab pertanyaan netizen yang sudah lama menduga ia terinfeksi virus tersebut lantaran absen sebulan dari program televisi yang setiap hari dipandunya, Pagi-pagi Ambyar di Trans TV. 

Dewi Perssik mengunggah tiga foto saat ia positif Covid-19 di akun Instagramnya, Kamis, 24 Desember 2020. Timbul kemerahan di wajah dan tubuhnya akibat virus itu. Ia mengunggah tiga foto untuk menunjukkan bahwa Covid-19 adalah penyakit yang nyata dan mematikan, sehingga tak boleh dianggap remeh. 

"Banyak yang bertanya kemana selama 1 bulan ini kok ga lihat di @pagipagiambyarttv. Dan gak ada kegiatan ngyoutube juga. Aku sakit kena covid 19. Alhamdulillah Allah masih kasih kesempatan aku untuk sehat aku sekarang sembuh, aku salah satu orang yang beruntung untuk sembuh, aku sudah cek dua kali negatif alhamdulillah. dan skrg sudah sembuh dan recovery," tulisnya mengawali penjelasannya. 

Dewi melanjutkan, sekitar 20 persen orang yang terinfeksi covid, akan mengalami efek seperti dirinya, timbul kemerahan. Terkena penyakit ini, bagi istri Angga Wijaya ini menjadi teguran untuknya. "Dan, covid itu nyata. Yang aku rasakan sudah aku tuangkan di Youtube, setidaknya aku tidak jadi pembunuh yang menularkan virus kemana-mana," katanya.

Menurut Dewi, bercak kemerahan di wajah dan tubuhnya itu gejala yang ringan. "Yang lebih berbahaya itu OTD (orang tanpa gejala), karena dia tetap merasa sehat dan dapat menularkan terutama ke orang tua yang usianya sudah senja, punya penyakit bawaan, dan imunnya sedang drop," tuturnya menjelaskan. 

Mantan istri Aldi Taher ini menduga, ia tertular Covid akibat kegiatannya yang terlalu padat hingga membuatnya kecapaian. Dewi Perssik pun mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, polisi, dan tentara yang berada di garda depan, padahal juga memiliki keluarga.  "Patuhi protokol keamanan yaa demi menjaga kita yaitu kamu, aku dan kita," tulis Dewi. []