Pakar: 2021 Tidak Akan Lebih Baik Selama Ketidakadilan Masih Nyata
logo

31 Desember 2020

Pakar: 2021 Tidak Akan Lebih Baik Selama Ketidakadilan Masih Nyata

Pakar: 2021 Tidak Akan Lebih Baik Selama Ketidakadilan Masih Nyata


GELORA.CO - Rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo harus meningkatkan rasa keadilan dan kesahteraan untuk semua rakyat Indonesia di tahun 2021.

Demikian disampaikan pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam yang menilai bahwa banyak kekisruhan dimana-mana sepanjang tahun 2020 karena rakyat merasa adanya ketidakadilan.



"Selama ketidakadilan masih ada, maka jangan harap 2021 akan lebih baik dari tahun sebelumnya," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/12).

Jelas Saiful Anam, ketidakadilan muncul dan terjadi dimana-mana, utamanya ketidakadilan yang dipertontonkan dan ditunjukkan oleh pemimpin negara. Seperti korupsi, kolusi dan nepotisme.

Ketidakadilan sangat luas aspeknya, mulai ketidakadilan di bidang ekonomi, politik, hukum, sosial, budaya bahkan agama.

"Harapan saya di tahun 2021, negara hadir menciptakan keadilan untuk semua, bukan hanya untuk kalangan tertentu, tapi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkas Saiful Anam.(RMOL)