Laskar FPI Baku Tembak dengan Polisi, Netizen Pertanyakan CCTV TKP kok Maintenance

Laskar FPI Baku Tembak dengan Polisi, Netizen Pertanyakan CCTV TKP kok Maintenance

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Sejumlah netizen mendesak rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di jalan tol Jakarta-Cikampek agar dibuka. Hal ini demi menjelaskan detik detik tewasnya anggota Front Pembela Islam (FPI) di ruas tol cikampek.

Selain itu desakan CCTV yang mencuat di dunia maya kata ini menjadi trending topic di twitter. Sejumlah warga net mulai mencuit melalui kata ini.

“Ini mungkin twit terakhir sebelum akun ini tumbang. Kunci utama dari Bukti & keterangan Kapolda adalah 1. Rekaman CCTV terjadi penyerangan di jalan Tol dan 2. Proyektil peluru. Demikian terima kasih. Salam hormat buat semua follower ๐Ÿ™ Sampai ketemu,” kata akun @hukumDan

Admin @hukumDan sendiri merupakan akun pertama yang diketahui memposting kalimat CCTV pada 2.24 siang tadi. Seketika, cuitan akun ini di repost sejumlah orang, kata ‘CCTV’ lantas menjadi trending saat berita ditulis.

“Saya yakin CCTV waktu itu mati atau mendadak rusak. Kalau betul dugaan sy yah kita tahu siapa yang sedang drama,” sindir @Lukians_ dalam postingannya.

“Mana mungkin jg menyerang duluan, jam 1 dini hari lagi, cctv harus dibuka demi keadilan,”cuit @AbdinipunGusti.

Selain itu, netizen juga menyindir soal peristiwa yang dinilai prematur. Selain tidak ada alat bukti, polisi hingga kini belum memunculkan saksi.

“Saksi mata . . .belum. Ceceran darah . . . . belum. 6 mayat bergelimpangan . . . . belum. CCTV jalan tol . . . . . belum. RS Bhayangkara . . . . masih sepi,” cuit @lamLeo76702366

Selain itu, akun @budiwidagdo2 mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan CCTV tempat kejadian sedang maintenane, "kebetulan atau sengaja?", ungkapnya.

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita