Usai Sampaikan 7 Tuntutan, Massa Ormas Islam Pendemo Macron Bubarkan Diri
logo

2 November 2020

Usai Sampaikan 7 Tuntutan, Massa Ormas Islam Pendemo Macron Bubarkan Diri

Usai Sampaikan 7 Tuntutan, Massa Ormas Islam Pendemo Macron Bubarkan Diri


GELORA.CO - Ormas Islam di Surabaya yang melakukan aksi damai Bela Nabi Muhammad di depan Kantor Konsultan Kehormatan Bidang Perdagangan Prancis di Jalan Mawar Surabaya membubarkan diri. Mereka bubar setelah menyampaikan 7 tuntutan.

Tujuh tuntuan itu pertama adalah seruan untuk memboikot seluruh produk yang berasal dari negara Prancis sebagai bentuk protes.

Tuntutan kedua adalah mendukung sikap pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi dengan memberikan teguran dan peringatan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron agar menarik tindakan dan atau ucapan yang menghina Nabi Muhammad. Serta menuntut Presiden Macron menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam di seluruh dunia.

Tuntutan ketiga, mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan menarik Duta Besar Republik Indonesia di Prancis untuk sementara waktu hingga Presiden Macron menarik tindakan dan atau ucapan yang menghina Nabi Muhammad serta menyampaikan permohonan maaf.


Keempat adalah mendesak kepada Mahkamah Uni Eropa untuk memberikan peringatan dan sanksi tegas kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Tuntutan kelima, mendukung sikap negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang telah memberikan peringatan dan seruan untuk memboikot semua produk yang berasal dari Prancis.

Tuntutan keenam yakni umat Islam merupakan umat yang sangat mencintai perdamaian dan persaudaraan. Akan tetapi jika terdapat pihak yang melukai umat Islam dengan melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad, maka kami akan menuntut dengan cara yang bijak dan beradab.

Dan tuntutan ketujuh adalah mengimbau kepada seluruh pihak agar kejadian berupa penghinaan terhadap Rasulullah SAW agar tidak terulang lagi. Kita sebagai manusia sudah seharusnya saling menghargai dan tidak memantik kebencian. Terutama dalam menghadapi pandemi COVID-19, dunia membutuhkan persatuan dan Kerjasama bukan permusuhan dan kebencian.


Sebelum bubar, para pendemo sempat membersihkan sampah yang berada di lokasi.

"Tolong sebelum bergeser, sampah-sampah dibersihkan dahulu," kata salah satu orator aksi di Jalan Mawar, Senin (2/11/2020).

Sementara itu, Jalan Kombes Pol M Duryat, yang awalnya sempat tersendat. Saat ini kembali lancar. Sedangkan petugas kepolisian sebagian membubarkan diri dan sebagian masih bertahan di lokasi.(dtk)