Usai Habisi-Bakar Mayat Yulia, Ternyata Pelaku Minta Dijemput Pegawainya
logo

1 November 2020

Usai Habisi-Bakar Mayat Yulia, Ternyata Pelaku Minta Dijemput Pegawainya

Usai Habisi-Bakar Mayat Yulia, Ternyata Pelaku Minta Dijemput Pegawainya


GELORA.CO -Polisi mengungkap fakta lain dari kasus pembunuhan sadis seorang pengusaha wanita bernama Yulia (42) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Usai membakar mayat Yulia di dalam mobil, pelaku yang bernama Eko Prasetyo (30) ternyata sempat dijemput oleh seorang pria berinisial S.

"Pelaku sempat jalan kaki menuju bank, lalu minta jemput S," kata Bambang usai menggelar prarekonstruksi tahap kedua di TKP pembakaran Yulia di sebuah kandang ayam, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (27/10).

Saat itu Eko berjalan kaki dari lokasi pembakaran mayat Yulia di dalam mobil yang diparkirnya di halaman sebuah toko bahan bangunan di Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.


S diketahui sebagai pegawai yang setiap hari mengurus kandang ayam yang menjadi bisnis Eko dan Yulia. Namun, polisi memastikan S tidak berkaitan dengan pembunuhan.

Polisi menggelar prarekonstruksi tahap pertama kasus pembunuhan Yulia (42) yang mayatnya ditemukan terbakar dalam mobil di Kabupaten Sukoharjo.

"S hanya saksi. Tidak tahu soal pembunuhan, hanya diminta menjemput," katanya.

Sebelum dibakar di dalam mobil, Yulia dihabisi Eko di kandang ayam dengan pukulan linggis sebanyak beberapa kali. Untuk menghilangkan jejak kejahatannya, Eko membuang ponsel dan membakar mayat Yulia di dalam mobilnya.


Direskrimum Polda Jateng Kombes Wihastono Yoga Pranoto, mengungka, motif pembunuhan sadis itu yakni masalah utang-piutang. Eko nekat membunuh Yulia karena urusan investasi ternak ayam dan juga utang pribadi.

"Pengembangan (utang pelaku ke korban) Rp 145 juta," ujar Wihasto kepada wartawan di Polda Jawa Tengah, Kota Semarang Jumat (23/10).

"Investasi Rp 100 juta, utang pribadi Rp 45 juta," lanjutnya.(dtk)