Gatot Tak Hadiri Pemberian Bintang Mahaputera, Politikus PKS: Luar Biasa, Beliau Tidak Gila Pangkat

Gatot Tak Hadiri Pemberian Bintang Mahaputera, Politikus PKS: Luar Biasa, Beliau Tidak Gila Pangkat

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Sikap mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang tidak menghadiri pemberian tanda kehormatan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo di Istana menjadi sorotan.

Sikap Gatot tersebut langsung mendapat apresiasi anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS, Mohammad Nasir Djamil. Menurutnya, Gatot telah menunjukkan sikap tidak gila pangkat dan ksatria.

"Luar biasa sikap ksatria Pak GN (Gatot Nurmantyo) yang tidak hadir. Sangat jarang ada Jenderal yang seperti beliau. Watak asli manusia itu gila pangkat, kedudukan, dan gelar-gelar kehormatan," ujar Nasir Djamil, Rabu (11/11).

Legislator asal Aceh ini juga merasa salut dengan sikap Gatot, lantaran kini kebanyakan orang ingin mendapatkan gelar kehormatan. Tetapi itu justru ditolak secara halus oleh seorang mantan Panglima TNI.

"Semoga penolakan secara halus yang dilakukan Pak GN berangkat dari hati nurani dan kegelisahannya melihat situasi negeri yang sengkarut," imbuh Nasir Djamil.

Apalagi, menurut Nasir Djamil, posisi Gatot yang notabene salah satu pendiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan sikapnya menolak menerima penghargaan pemerintah dianggap sebagai sebuah isyarat.

"Tentu Pak GN ini memberikan teladan antara kata dan perbuatan," tuturnya.

"Semoga apa yang dilakukan oleh Pak GN terkait Bintang Mahaputera sesuatu yang intrinsik bukan ekstrinsik," demikian Nasir Djamil.

Diketahui, Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo mengirim surat kepada Presiden Jokowi, terkait ketidakhadirannya untuk menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera.

Terkait ketidakhadiran Gatot ini, berarti tanda jasa dan tanda kehormatan tersebut dikembalikan Gatot Nurmantyo kepada negara.

"Jadi kalau enggak hadir ya mungkin tanda jasanya diserahkan ke negara lagi," kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/11). (*)

Source:
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita