Longsor Menerjang Tasikmayala, Sawah dan Jalan Tertimbun Tanah
logo

22 Oktober 2020

Longsor Menerjang Tasikmayala, Sawah dan Jalan Tertimbun Tanah

Longsor Menerjang Tasikmayala, Sawah dan Jalan Tertimbun Tanah


GELORA.CO - Bencana tanah longsor kembali melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (22/10/2020). Longsor menyebabkan tebing setinggi 30 meter di Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening menutupi areal persawahan dan mengancam dua rumah.

"Tebing yang longsor setinggi 30 meter, material longsor menutupi lahan persawahan dan kolam ikan warga. Termasuk dua rumah yang berada di atas tebing terancam dan rawan longsor susulan," terang Jembar, Ketua Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya.

Jembar mengatakan Tagana sendiri terus memantau perkembangan longsor yang terjadi di Kecamatan Sukahening. Bahkan petugas dari Tagana bersiaga di lokasi khawatir longsor susulan. Sementara sejumlah warga diungsikan ke tempat yang lebih aman.


"Saya dengar suara gemuruh asalnya mah. Pas keluar bagian belakang rumah longsor. Kami langsung mencari tempat aman, karena khawatir longsor susulan. Apalagi hujan terus terjadi akhir-akhir ini. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi," ucap warga, Yaya Mulyadi (50).


Selain di Kecamatan Sukahening, longsor juga terjadi di Kampung Derah, Desa Karyabakti Kecamatan Parungponteng. Kali ini longsor menutupi akses jalan kecamatan hingga masyarakat dan pengendara tidak bisa melaluinya.

Kapolsek Parung Ponteng Iptu Sunarto SSos mengatakan longsor kembali terjadi menutupi jalan tepatnya di Kampung Derah, Desa Karyabakti Kecamatan Parungponteng, Rabu (21/10).

"Tebing setinggi 30 meter dan panjang 20 meter longsor. Menimpa jalan. Kami anggota polsek Parung ponteng bersama masyarakat turun mengevakuasi material tanah dengan alat seadanya.", Ucap Iptu Narto, Kapolsek Parung Ponteng.

Sebuah kendaraan bak terbuka sempat terjebak di longsoran lumpur. Beruntung kendaraan dan pengendaranya lolos dari maut.

"Ada yang sempat kejebak lumpur. Tapi alhamdulillah selamat pengendara dan mobilnya," ujar Iptu Narto.(dtk)